nusatimes.id – Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Gorontalo berlangsung dinamis sebelum akhirnya melahirkan satu keputusan bulat. Indra Gobel resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IPSI Provinsi Gorontalo periode 2026–2030 setelah memperoleh dukungan mayoritas peserta Musprov.
Kemenangan Indra Gobel tak lepas dari solidnya dukungan yang dibangun tim pemenangan di bawah komando Ketua Tim, Dr. Husin Ali, M.AP. Sebanyak 12 suara dukungan, terdiri atas 3 Pengkab/Pengkot IPSI dan 9 perguruan pencak silat, mengantarkan Indra Gobel menjadi nahkoda baru organisasi pencak silat Gorontalo.
Adapun dukungan tersebut berasal dari IPSI Kota Gorontalo, IPSI Kabupaten Gorontalo, IPSI Kabupaten Boalemo, serta Perguruan Tapak Suci, Pagar Nusa, Persinas ASAD, SMI, Ular Sakti, Rajawali Muda, Totosit, PSHT, dan Silat Militer. Sementara kubu Halid Tangahu mendapat dukungan dari IPSI Bone Bolango, IPSI Pohuwato, IPSI Gorontalo Utara, serta beberapa perguruan lainnya.
Usai menerima amanah, Indra Gobel menyampaikan rasa syukur sekaligus mengajak seluruh keluarga besar IPSI untuk meninggalkan perbedaan dan bersama-sama membangun organisasi.
“Ini amanah yang tidak gampang. Sehingga saya meminta masukan dan arahan dari saudara-saudara saya, para senior, apa pun itu demi kemajuan dan kebaikan IPSI Gorontalo,” ujar Indra Gobel.
Ia menegaskan kepemimpinannya akan mengedepankan semangat persatuan dengan merangkul seluruh perguruan pencak silat tanpa membedakan latar belakang. Menurutnya, IPSI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pendekar di Provinsi Gorontalo.
Dalam pidato perdananya, Indra Gobel juga memperkenalkan visi kepemimpinannya, yakni mewujudkan IPSI Gorontalo yang bersatu, berprestasi, profesional, serta berakar pada nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.
Ketua Tim Pemenangan, Dr. Husin Ali, M.AP, menegaskan pihaknya siap mengawal penuh program-program ketua terpilih agar visi tersebut dapat diwujudkan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan kepemimpinan IPSI Gorontalo kepada Pak Indra Gobel. Sebagai ketua tim pemenangan, saya siap mengawal seluruh program sesuai visi ketua terpilih, mulai dari memperkuat organisasi melalui konsolidasi seluruh pengurus dan perguruan, membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel, hingga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, sekolah, dan perguruan tinggi,” tegas Husin Ali, Jumat (3/7/2026).
Dukungan terhadap kepemimpinan baru juga datang dari kalangan pelatih. Ketua Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Gorontalo, Rochmat Gani, berharap IPSI Gorontalo memasuki era baru yang lebih solid dan berorientasi prestasi.
Menurutnya, kepengurusan periode 2026–2030 memiliki peluang besar membawa pencak silat Gorontalo semakin kompetitif di level nasional melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya sebagai identitas pencak silat Indonesia.
Sebagai langkah awal membangun soliditas organisasi, seluruh pesilat dari berbagai perguruan diundang menghadiri agenda silaturahmi yang akan digelar di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Gorontalo pada Jumat malam pukul 20.00 WITA. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum menyatukan seluruh elemen pencak silat Gorontalo di bawah kepemimpinan baru.
Kini, pekerjaan besar telah menanti. Setelah Musprov usai, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa persatuan seluruh perguruan mampu menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet pencak silat Gorontalo yang berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. (*)






