Scroll untuk baca artikel
DaerahGorontalo

Cipayung Plus melalui GMNI dan Disparekrafpora Gelar Refleksi Sumpah Pemuda 2026

×

Cipayung Plus melalui GMNI dan Disparekrafpora Gelar Refleksi Sumpah Pemuda 2026

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Elemen Cipayung Plus melalui Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan “Refleksi Sumpah Pemuda: Antara Sejarah, Identitas, dan Tanggung Jawab Generasi Hari Ini” di Wisata Botu Motoli’uluwu, Gorontalo, pada 27–28 Oktober 2026.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan bangsa, memperkuat semangat persatuan, serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan daerah.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pemuda dalam mendukung pembangunan Provinsi Gorontalo, khususnya melalui pengembangan potensi generasi muda, kreativitas, dan pelestarian budaya lokal yang sejalan dengan arah pembangunan pemerintah daerah.

Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan bahwa momentum Sumpah Pemuda perlu dimaknai sebagai dorongan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri dan mengambil peran nyata dalam kemajuan daerah.

“Pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan Gorontalo. Melalui kolaborasi ini, kami berharap generasi muda semakin aktif mengembangkan kreativitas, menjaga persatuan, serta melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari identitas Gorontalo,” ujar Sultan Kalupe.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari. Pada Selasa, 27 Oktober 2026, agenda meliputi pentas seni budaya dan dialog kepemudaan. Selanjutnya, pada Rabu, 28 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan upacara bendera dan permainan tradisional.
Pentas seni budaya menjadi wadah untuk mengapresiasi kekayaan budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan daerah.

Sementara itu, dialog kepemudaan diharapkan membuka ruang pertukaran gagasan mengenai sejarah perjuangan bangsa, identitas kebangsaan, serta tanggung jawab pemuda dalam menghadapi tantangan zaman.

Permainan tradisional turut menjadi bagian dari kegiatan untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengenalkan kembali nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo bersama elemen Cipayung Plus melalui GMNI diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam menghadirkan kegiatan yang positif, membangun karakter, serta mendorong kontribusi generasi muda bagi pembangunan daerah.

Peringatan Sumpah Pemuda ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan generasi muda yang berkarakter, kreatif, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan Gorontalo. (*)

 

Apa Komentar Anda?