Nusatimes.id – Penjaga gawang utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, mematok target juara pada ajang FIFA ASEAN Cup Divisi 1 sebagai bentuk balas budi atas dukungan masif suporter Garuda, sekaligus modal krusial menatap Piala Asia di Arab Saudi pada Januari mendatang. Ambisi kuat ini ditegaskan Paes dalam wawancara eksklusifnya yang dirilis oleh FIFA.com, di mana kiper berusia 28 tahun itu menekankan pentingnya mengorbankan ego pribadi demi mempersembahkan trofi bersejarah bagi tim nasional.
Perjalanan karier Paes yang panjang—dari Belanda, panggung Major League Soccer (MLS), hingga kini merumput bersama Ajax—telah mendewasakan perspektifnya di lapangan. Bersaing secara sehat dengan Emil Audero di bawah arahan pelatih John Herdman, Paes menanamkan satu prinsip utama yang ia pegang teguh.
“Semakin bertambah usia, semakin penting bagi saya bahwa Garuda menang, bukan saya atau Emil. Di Indonesia, kita mengatakan bahwa kita harus mengorbankan ego demi Garuda. Dan itulah yang kami lakukan,” tegas Paes. Pengalamannya berlatih bersama kiper elite seperti Marc-Andre ter Stegen di Ajax turut membentuk mentalitas pemenang yang kini ia dedikasikan untuk Indonesia.
Bagi Paes, mengenakan lambang Garuda di dada adalah sebuah perjalanan spiritual. Ia memiliki ikatan emosional mendalam dengan budaya Indonesia yang diwariskan oleh mendiang neneknya. Momen debutnya di Jeddah saat menggagalkan penalti Arab Saudi, hingga raihan gelar Man of the Match usai menahan imbang Australia di Jakarta, menjadi pekan impian yang tak terlupakan. Berdiri di tengah stadion yang bergemuruh menyanyikan lagu kebangsaan dan “Tanah Airku” selalu menjadi momen magis yang mengingatkannya pada sang nenek.
Kini, dengan tergabungnya Indonesia di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, Paes menantikan magis serupa di stadion kandang. Ia menilai format kompetisi ASEAN Cup yang membuka pintu bagi pemain-pemain dari berbagai liga top dunia akan mendongkrak kualitas sepak bola Asia Tenggara secara signifikan.
Lebih dari sekadar pembuktian diri, kesuksesan bersama skuad Garuda adalah wujud keindahan sepak bola bagi Paes. “Bagi saya, tujuannya adalah memenangkan trofi di hadapan suporter sendiri dan membangun perasaan yang sangat baik menuju Piala Asia. Perasaan terhubung dengan tim dan suporter adalah hal terindah dalam sepak bola,” tutup sang penjaga gawang.






