nusatimes.id – Masa bakti kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Gorontalo akhirnya usai dengan ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) memilih pengurus dan ketua baru untuk masa bakti 2025-2028.
Dari pantauan awak media ini, Muswil yang dibuka secara virtual oleh wakil Ketua IDI Pusat, Kolonel Laut (Purn) Dr. Wiweka, MARS dan dihadiri perwakilan IDI cabang dari seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo berlangsung di Ball room Azlea Convention Center, Kota Gorontalo Ahad (31/8/2025).
Dalam sambutannya Ketua IDI Provinsi Gorontalo, dr. A.R Mohamad, Sp.PD. FINASIM menyampaikan Muswil ini merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi serta merumuskan arah strategis IDI ke depan, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.
“Kepengurusan yang baru diharapkan mampu melanjutkan program-program strategis, memperkuat peran IDI dalam pelayanan kesehatan masyarakat, dan menjaga marwah profesi dokter,” kata dr. AR Mohamad.
Ia juga menyentil soal tiga syarat bagi calon ketua yang harus dipenuhi, yakni memiliki pengalaman di Organisasi IDI minimal pernah menjadi ketua IDI Cabang, memiliki prestasi kerja dalam Organisasi dan memiliki akses yang luas/eksternal.
“Jadi tiga kriteria ini yang harus dipenuhi silahkan yang memiliki hak suara untuk mempertimbangkan dalam menentukan pilihan siapa yang paling cocok membawa IDI ke arah yang lebih baik lagi kedepan,” ujarnya.
“Muswil IDI Provinsi Gorontalo ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang visioner dan inklusif, serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan para anggotanya di seluruh daerah,” tambah pemilik klinik Mirah Gorontalo tersebut.
Sebagai informasi, selain pemilihan ketua dan pengurus baru, Muswil juga diisi dengan pemaparan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya. Hingga berita ini diturunkan, proses pemilihan masih berlangsung. (*)






