Scroll untuk baca artikel
KONI Provinsi GorontaloOlahraga

Porprov 2026, Pohuwato Dikabarkan Batal Jadi Tuan Rumah

×

Porprov 2026, Pohuwato Dikabarkan Batal Jadi Tuan Rumah

Sebarkan artikel ini
oplus_0

 

nusatimes.id – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang direncanakan tahun 2026 dikabarkan tidak jadi dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato. Hal ini dikarenakan tuan rumah mengaku belum siap menjadi penyelenggara ajang multi event olahraga provinsi yang digelar empat tahun sekali tersebut.

“Kemungkinan Porprov tidak dilaksanakan di Pohuwato, meski demikian kita menunggu surat resmi dari KONI dan pemerintah Kabupaten Pohuwato terkait kabar ini,” kata Adhi Pala Rabu (3/12/2025).

Kondisi ketidaksiapan ini juga sudah disampaikan ke gubernur Gorontalo sekaligus meminta solusi agar event ini tetap terlaksana.

” Porprov ini harus dilaksanakan, karena setelah Porprov cabang olahraga sudah akan bersiap menghadapi pra kualifikasi PON tahun 2027. Sehingga tahun depan adalah waktu yang tepat untuk seleksi juga persiapan. Dan Porprov ini wadah cabor menyeleksi siapa atlet yang siap menghadapi kualifikasi PON,” kata Adhi Pala.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Gorontalo, MN. H. Fikram Az. Salilama, S.Ip juga menambahkan terkait Porprov tahun depan akan ada beberapa perubahan format pelaksanaan dikarenakan kondisi daerah yang tengah dilanda efisiensi anggaran.

“Hasil Rakerprov sebelumnya sudah ditetapkan daerah mana yang akan menjadi tuan rumah yakni Kabupaten Pohuwato dan itu sudah dicanangkan juga oleh bapak Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Namun setelah itu sekitar sebulan lalu saya dapat informasi bahwa tuan rumah yang sudah dicanangkan mereka menyampaikan bahwa belum bersedia. Tapi saya juga belum menerima surat resminya, makanya kalau sudah ada surat resmi kita akan segera menggelar rapat pengurus untuk menetapkan tuan rumah,” beber Fikram.

“Karena ini baru sebatas informasi, makanya saya belum bisa mengambil langkah-langkah untuk merubah. Nanti kalau sudah ada surat resmi dari pemerintah Kabupaten Pohuwato baru dapat dipastikan dimana tuan rumah Porprov tahun depan,” timpalannya.

Terkait efisiensi anggaran yang bukan hanya di Gorontalo tapi di seluruh Indonesia, pastinya oleh Fikram kondisi ini akan berpengaruh pada KONI sebagai penyelenggar Porprov.

“Karena efisiensi ini akan akan dirapatkan lagi oleh pengurus KONI pelaksanaannya seperti apa dan dimana idealnya. Kalau saya sangat tepat bahwa pelaksananya di Kota Gorontalo. Dan kita akan bahas ini di rapat,” tuturnya.

“Pastinya akan berdampak pada jumlah cabor yang dipertandingkan juga, makanya nanti setelah informasi resminya sudah ada, barulah kita bahas lagi tehnisnya,” pungkasnya. (*)

 

Apa Komentar Anda?