nusatimes.id – Angin segar berembus untuk sepaktakraw Gorontalo. Pengurus Besar Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PB PSTI) resmi memanggil atlet-atlet terbaik Tanah Air untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) mandiri jelang World Cup ISTAF 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Agenda besar ini bakal digelar pada 12–24 Mei 2026. Sebagai tahap awal, Pelatnas dimulai pada 12 April 2026 di Jakarta hingga keberangkatan tim. Pemanggilan ini merupakan hasil dari Seleknas yang berlangsung pada 10–14 Maret 2026 di Jakarta.
Kabar membanggakan datang dari Gorontalo. Tiga atlet terbaik sukses menembus skuad Pelatnas. Mereka adalah Jelki Ladada (smash), Rizky Yusuf Djaina (umpan), dan Gelvin Usman (tekong). Kombinasi tiga posisi kunci ini jadi sinyal kuat Gorontalo siap unjuk gigi di level dunia.
“Kami belum lama ini sudah terima surat dari PB PSTI terkait pemanggilan atlet yang akan ikut Pelatnas. Dan Alhamdulillah Gorontalo mendapat kuota tiga orang atlet,” ujar pengurus Pengprov PSTI Gorontalo, Arief Mohi, Senin (6/4/2026).
PB PSTI sendiri tak main-main dalam persiapan. Pelatnas ini jadi bagian dari proyek besar menuju dua ajang bergengsi: World Cup ISTAF 2026 dan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Bahkan, dalam Surat Keputusan Nomor 013 Tahun 2026, sistem promosi dan degradasi bakal diterapkan selama Pelatnas. Artinya, performa jadi harga mati!.
Seluruh atlet diwajibkan sudah berada di Wisma Atlet Cengkareng pada 12 April 2026 untuk check-in. Mereka juga diminta membawa perlengkapan lengkap serta paspor aktif dengan masa berlaku minimal enam bulan.
Menariknya, Pelatnas kali ini khusus difokuskan untuk tim putra, sementara atlet putri tetap menjalani latihan di daerah masing-masing sembari menunggu keputusan dari Kemenpora RI.
Daftar provinsi penyumbang atlet Pelatnas pun cukup beragam, mulai dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sumatera Barat, Riau hingga Jambi. Persaingan internal dipastikan sengit, karena hanya yang terbaik yang akan berangkat ke Kuala Lumpur.
Kini, harapan publik Gorontalo bertumpu pada trio Jelki, Rizky, dan Gelvin. Jika mampu tampil konsisten selama Pelatnas, bukan tak mungkin mereka jadi tulang punggung Merah Putih untuk menggebrak World Cup ISTAF 2026. Gaspol Garuda Takraw!. (*)






