nusatimes.id – Kabar duka menyelimuti dunia pariwisata Gorontalo setelah seorang wisatawan dilaporkan meninggal dunia saat beraktivitas di salah satu destinasi wisata bahari, Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa wisatawan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, khususnya Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Sultan Kalupe.
Informasi kejadian tersebut diperoleh dari salah satu pemandu wisata (tour guide) Agus Kamba yang saat itu sedang membawa wisatawan asal Jerman berkunjung ke Pulau Bogisa. Berdasarkan keterangan yang disampaikan Agus melalui akun media sosialnya, kejadian terjadi sekitar 10 menit setelah tiba di lokasi, saat korban yang merupakan wisatawan lokal sedang berenang bersama teman-temannya yang tengah melakukan aktivitas camping di pulau tersebut.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama, khususnya dalam meningkatkan kesadaran keselamatan bagi wisatawan yang melakukan aktivitas wisata bahari di Gorontalo.
Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo mengimbau para wisatawan maupun pengelola destinasi untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan, terutama ketika melakukan aktivitas di laut seperti berenang, snorkeling, maupun bermain di kawasan pantai dan pulau.
“Kondisi alam, khususnya laut, dapat berubah sewaktu-waktu. Wisatawan perlu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, serta arahan dari pemandu wisata atau pengelola destinasi sebelum melakukan aktivitas di perairan,” tambah Sultan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan seperti pelampung saat diperlukan, tidak berenang terlalu jauh dari pantai, selalu dalam pengawasan teman maupun pemandu, serta menghindari aktivitas laut ketika kondisi ombak dan arus dinilai membahayakan.
Selain itu, pengelola destinasi wisata bahari diharapkan terus memperkuat penerapan standar keselamatan, termasuk memberikan informasi terkait kondisi perairan kepada pengunjung dan memastikan wisatawan memahami batas aman dalam beraktivitas.
“Pariwisata tidak hanya tentang keindahan destinasi, tetapi juga bagaimana memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengunjung. Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas bersama,” tutup Sultan.
Pulau Bogisa merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten Gorontalo Utara yang dikenal dengan keindahan pasir putih dan panorama lautnya. Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong pengembangan destinasi wisata dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan keselamatan wisatawan.






