Nusatimes.id (LAMONGAN) — Puskesmas Sumberaji menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh siswa MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jumat (21/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan pada usia remaja.
Kegiatan yang berpusat di halaman dan ruang kelas madrasah tersebut mencakup enam parameter pemeriksaan vital. Tim medis memeriksa pertumbuhan siswa melalui tinggi dan berat badan, kebersihan diri, ketajaman penglihatan, tekanan darah, gula darah acak, hingga kadar hemoglobin (Hb).
Pemeriksaan kadar hemoglobin menjadi salah satu fokus utama petugas kesehatan untuk mengantisipasi risiko anemia, terutama bagi para remaja putri. Selain itu, tes ketajaman mata juga dilakukan agar masalah gangguan penglihatan yang sering menghambat konsentrasi belajar siswa dapat segera diatasi.
Ketua Tim Medis Puskesmas Sumberaji, drg. Mahmudi, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan lapangan ini akan langsung ditindaklanjuti dengan memberikan saran kesehatan medis serta pendampingan edukatif kepada pihak keluarga.
“Kalau ada anak yang anemia, gula darahnya tidak normal, atau ada gangguan penglihatan, kita bisa langsung kasih edukasi dan saran ke orang tua,” ujar drg. Mahmudi di sela-sela kegiatan, Jumat (21/8/2026).
Pihak sekolah menyambut positif sinergi lintas sektor antara lembaga kesehatan dan pendidikan ini. Kepala MTs Muhammadiyah 20 Menongo mengimbau seluruh peserta didik untuk menjadikan temuan pemeriksaan sebagai acuan dalam memelihara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehari-hari.
Melalui program pemeriksaan rutin ini, Puskesmas Sumberaji dan pihak madrasah berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Upaya pencegahan sejak dini ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Lamongan yang sehat, unggul, dan bebas dari hambatan belajar. (NT)
