Nusatimes.id (Gorontalo) – Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Hukum (Kemenkum) dan Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM). Kolaborasi ini dinilai sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan oleh Koordinator Wilayah Kerja KemenHAM Gorontalo, Sarton Dali, saat menghadiri Malam Tasyakuran Hari Pengayoman Ke-81 yang digelar Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum Gorontalo di Lapangan Pancasila, Rabu (19/8/2026) malam.
Sarton menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Gorontalo dan menegaskan bahwa pemisahan kelembagaan menjadi dua kementerian tersendiri tidak boleh mengurangi keberlanjutan kerja sama yang telah terbangun baik selama ini.
Ia berharap perjanjian kerja sama yang telah disepakati sebelumnya terus menjadi landasan kokoh dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi penegakan hukum serta HAM, khususnya di wilayah Gorontalo. Menurutnya, muara dari seluruh sinergi antarlembaga ini harus berujung pada peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Gorontalo, Raymond Johanis Hendraputra Takasenseran, menjelaskan bahwa peringatan bertema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak” ini menjadi dorongan bagi instansinya untuk terus berinovasi. Layanan hukum diharapkan tak hanya cepat dan berbasis digital, tetapi juga memberi dampak nyata.
Di akhir acara, Raymond turut mengajak seluruh pihak yang hadir untuk menyalurkan doa dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak musibah bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).







