nusatimes.id — Persiapan pelaksanaan Gorontalo Half Marathon 2026 (GHM) terus dimatangkan. Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo bersama Event Organizer (EO) menggelar rapat koordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan siap sebelum event digelar.
Rapat tersebut dipimpin Kepala Dinas Parekrafpora, Sultan Kalupe didampingi Sekretaris Dinas, Romi Moge, Kepala Bidang Olahraga, Yusuf Lacuba serta Kasubag Kepegawaian, Dahlan Thalib. Pertemuan bersama EO ini membahas sejumlah aspek teknis sekaligus kesiapan penyelenggaraan GHM 2026.
Koordinasi menjadi bagian penting dalam memastikan event olahraga yang melibatkan para pelari tersebut dapat berlangsung secara profesional. Mulai dari aspek teknis hingga kesiapan di lapangan menjadi perhatian dalam pembahasan. Pihak Parekrafpora menekankan agar seluruh unsur penyelenggara memiliki kesiapan yang matang. Targetnya bukan sekadar membuat lomba berjalan, tetapi menghadirkan GHM 2026 sebagai ajang olahraga yang aman, tertib dan lancar.
“Persiapan harus benar-benar matang agar pelaksanaan GHM 2026 dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” kata Sultan sembari menuturkan menjadi semangat utama dalam rapat tersebut.
Selain faktor keamanan dan kelancaran lomba, kenyamanan peserta juga menjadi perhatian. Pengalaman peserta selama mengikuti GHM 2026 diharapkan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan.
Dengan koordinasi antara pemerintah daerah dan EO yang terus diperkuat, GHM 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu agenda olahraga yang menarik sekaligus memperkuat citra Gorontalo sebagai daerah yang mampu menggelar event olahraga berskala besar.
Kini, bola persiapan berada di tangan seluruh tim penyelenggara. Setiap detail harus dipastikan siap agar ketika hari pelaksanaan tiba, para pelari tinggal fokus mengejar catatan waktu terbaik mereka. (*)






