nusatimes.id – Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendukung penilaian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul diterimanya Tim Visitasi IMTI 2026 oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo serta pendampingan selama kunjungan ke sejumlah potensi pariwisata daerah, termasuk kawasan kuliner khas Kabupaten Gorontalo.
“Dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo ini sangat penting dalam memperkuat posisi Gorontalo pada penilaian IMTI 2026. Ini menunjukkan adanya komitmen bersama untuk membangun ekosistem pariwisata yang semakin ramah bagi wisatawan muslim,” ujar Sultan Kalupe.
Menurutnya, kunjungan tim visitasi menjadi momentum untuk memperlihatkan kesiapan daerah, baik dari sisi daya tarik wisata maupun dukungan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan wisatawan muslim.
“Potensi kuliner khas Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu kekuatan yang kita miliki. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana potensi tersebut didukung dengan aspek halal, kebersihan, kenyamanan, pelayanan, serta aksesibilitas yang baik,” jelasnya.
Sultan menambahkan, upaya mendorong Gorontalo masuk dalam 10 besar destinasi wisata ramah muslim membutuhkan kolaborasi seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pariwisata.
“Target 10 besar tentu menjadi motivasi. Tetapi lebih dari itu, IMTI menjadi momentum bagi kita untuk terus melakukan pembenahan dan memastikan wisatawan muslim mendapatkan pengalaman berwisata yang nyaman di Gorontalo,” tandasnya.
Visitasi IMTI 2026 merupakan tindak lanjut Workshop IMTI yang dilaksanakan pada 31 Juli 2026. Penilaian mencakup aspek aksesibilitas, daya tarik wisata ramah muslim, akomodasi, restoran, pusat perbelanjaan, inovasi daerah, serta komitmen pemerintah dan pelaku industri pariwisata. (*)






