Scroll untuk baca artikel
DaerahGorontaloNasionalNusantara

Persiapan GKK dan Harfest 2026 Capai 90 Persen, Sultan Kalupe Pastikan Siap Digelar

×

Persiapan GKK dan Harfest 2026 Capai 90 Persen, Sultan Kalupe Pastikan Siap Digelar

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo terus memacu persiapan pelaksanaan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) dan Harfest 2026. Event yang mengangkat warisan budaya lokal Gorontalo itu dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 13 September 2026 di sekitar Grand Palace Convention Center (GPCC).

Koordinator Umum Pelaksana GKK dan Harfest 2026, Dahlan Thalib, yang memimpin langsung rangkaian persiapan mengungkapkan, progres persiapan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Menurutnya, seluruh kebutuhan penyelenggaraan terus dikebut agar tidak ada kendala saat pembukaan.

“Kita terus kebut kesiapannya, insyaAllah jika tidak ada halangan semua akan selesai sebelum acara pembukaan,” ujar Dahlan.

Kepala Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, juga turun langsung memastikan kesiapan venue. Pada Rabu malam (9/9), Sultan turut memantau sejumlah pekerjaan yang tengah dilakukan menjelang pembukaan GKK dan Harfest 2026. Di tengah padatnya aktivitas, Sultan memberikan perhatian khusus terhadap event tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian GKK dan Harfest 2026 dapat berlangsung sukses dari pembukaan hingga penutupan.

“Kami ingin Gorontalo Karnaval Karawo dan Harfest 2026 yang diselenggarakan pada 11–13 September 2026 di sekitar Grand Palace Convention Center (GPCC) berlangsung sukses sejak pembukaan hingga penutupan,” kata Sultan.

Sultan menyebut GKK dan Harfest tahun ini akan menghadirkan nuansa berbeda dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari parade karnaval, fashion show, pertunjukan seni dan musik, hingga pameran UMKM dan festival kuliner. Parade karnaval dan fashion show akan menampilkan keindahan motif sulaman kain khas Gorontalo, Karawo, sekaligus mengangkat wastra Nusantara.

Tak kalah menarik, GKK dan Harfest 2026 juga menghadirkan Mo Karawo Kolosal, yakni pertunjukan massal proses menyulam kain Karawo yang melibatkan pengrajin lokal. Agenda ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan keterampilan dan kekayaan budaya Gorontalo kepada masyarakat luas. Selain itu, pengunjung akan disuguhi pertunjukan musik dan tradisional, termasuk atraksi perkusi serta penampilan artis penutup, Yura Yunita.

Sementara dari sektor ekonomi kreatif, ratusan pelaku UMKM akan ambil bagian melalui bazar UMKM dan festival kuliner. Agenda Jelajah Rasa serta street food juga akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. GKK dan Harfest 2026 turut diramaikan berbagai agenda pendukung seperti seminar, talk show, storytelling, serta lomba yang menyasar berbagai kelompok usia.

Seluruh rangkaian tersebut juga akan dirangkaikan dengan Hulonthalo Art and Craft Festival (Harfest). Dengan konsep yang lebih beragam, GKK 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya Karawo, penguatan ekonomi kreatif, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM dan industri kreatif lokal.

“Pastinya tahun ini berbeda nuansanya dibandingkan GKK tahun-tahun sebelumnya,” tegas Sultan. (*)

Apa Komentar Anda?