nusatimes.id – Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 terus mematangkan persiapan jelang race day, 6 Desember mendatang. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar sudah menembus angka 4.000 orang. Panitia pun tancap gas mengejar target 5.000 pendaftar hingga penutupan registrasi.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, memaparkan perkembangan tersebut dalam rapat persiapan GHM 2026 bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim.
Dalam rapat itu, Sultan didampingi Sekretaris Dinas Romy Moge dan Kepala Bidang Olahraga Yusuf Lacuba.
Sultan mengungkapkan, target awal penyelenggaraan GHM 2026 mencapai 7.000 peserta. Namun, dengan progres pendaftaran yang berjalan, panitia kini berupaya memastikan jumlah peserta setidaknya mencapai 5.000 orang sampai masa registrasi berakhir.
“Total pendaftar sampai hari ini sudah sekitar 4.000 orang. Target kami sampai akhir masa pendaftaran sekitar 5.000 peserta, meskipun target awal pelaksanaan mencapai 7.000 peserta,” ungkap Sultan.
Target tersebut menjadi pekerjaan rumah panitia dalam beberapa pekan ke depan. Selain terus menggenjot pendaftaran, panitia juga harus memastikan kesiapan teknis, perizinan, perlengkapan lomba, hingga dukungan anggaran agar gelaran lari terbesar di Gorontalo itu berjalan maksimal.
Bank Mandiri Siapkan Sponsorship Rp1 Miliar
Dari sisi pendanaan, GHM 2026 mendapat dukungan sponsor utama dari Bank Mandiri dengan nilai sponsorship Rp1 miliar. Dukungan tersebut akan diberikan berdasarkan perjanjian kerja sama dengan skema pembayaran dua termin, masing-masing 40 persen dan 60 persen.
Selain Bank Mandiri, Bank Indonesia dan AGIT juga disebut telah bersedia memberikan dukungan sponsorship.
Dukungan lainnya datang dari sejumlah merek produk, di antaranya minuman isotonik Iso Plus dan Hemaviton. Untuk kebutuhan air mineral, panitia masih mempertimbangkan dua merek, yakni Aqua dan Boneva, yang sama-sama menawarkan dukungan.
Sultan mengatakan, panitia masih membuka peluang untuk menjaring sponsor tambahan, termasuk dukungan hadiah atau prize bagi peserta.
Hal ini menjadi penting untuk memperkuat pembiayaan kegiatan, terutama jika jumlah pendaftar belum mampu mencapai target yang diharapkan.
Arahan tersebut juga menjadi salah satu penekanan Sekda Sofian Ibrahim dalam rapat persiapan. Pemerintah provinsi meminta panitia lebih agresif mencari sumber sponsorship lain guna menutup potensi kekurangan anggaran.
Jersey dan Medali Ditargetkan Tiba November
Dari sektor perlengkapan, panitia memastikan produksi jersey dan medali GHM 2026 sedang berjalan. Seluruh perlengkapan yang dipesan dari Jakarta ditargetkan tiba di Gorontalo pada pekan kedua November.
Dengan jadwal tersebut, panitia berharap seluruh jersey, medali, dan perlengkapan pendukung sudah berada di Gorontalo pada akhir November. Artinya, masih tersedia waktu untuk melakukan pengecekan sebelum pelaksanaan lomba pada 6 Desember.
Lokasi utama kegiatan tetap dipusatkan di Lapangan Taruna, Kota Gorontalo, seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya. Namun, sejumlah penyesuaian tata letak akan dilakukan, mulai dari panggung hiburan hingga area UMKM dan sponsor.
Panitia juga menyiapkan hiburan musik untuk memeriahkan suasana. Sejumlah musisi lokal direncanakan tampil, sementara opsi menghadirkan artis tambahan masih disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
Perizinan Jalan Jadi Perhatian
Di luar urusan peserta dan perlengkapan, perizinan menjadi salah satu fokus utama yang harus segera dituntaskan.
Sultan menjelaskan, rekomendasi penggunaan Lapangan Taruna telah diperoleh. Namun, rekomendasi pemanfaatan jalan dan izin keramaian masih dalam proses.
Panitia berharap Pemerintah Kota Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota dapat mempercepat penerbitan dokumen yang diperlukan. Rekomendasi dari pemerintah kota menjadi salah satu tahapan penting sebelum proses perizinan lanjutan di kepolisian dapat diselesaikan.
Sekda Sofian Ibrahim meminta agar seluruh kebutuhan administrasi tersebut dimatangkan sejak dini. Pasalnya, kesiapan jalur lomba dan aspek keamanan menjadi faktor penting untuk menjamin kelancaran event yang melibatkan ribuan pelari.
Dengan waktu menuju race day yang semakin dekat, panitia kini berpacu menuntaskan pekerjaan di berbagai lini. Mulai dari mengejar tambahan peserta, memperkuat sponsor, merampungkan perizinan, hingga memastikan seluruh perlengkapan dan hiburan siap tepat waktu.
GHM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi panggung bagi para pelari untuk menaklukkan lintasan, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat posisi Gorontalo sebagai destinasi sport tourism. (*)






