Scroll untuk baca artikel
KarateNasionalNusantaraOlahraga

Hadi Tjahjanto; Gorontalo Punya Karateka Kelas Dunia

×

Hadi Tjahjanto; Gorontalo Punya Karateka Kelas Dunia

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Gorontalo punya potensi melahirkan karateka hebat! Bukan sekadar optimisme, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), Hadi Tjahjanto, yakin daerah berjuluk Serambi Madinah itu menyimpan atlet-atlet berprestasi yang tinggal menunggu sentuhan pembinaan.

Keyakinan tersebut disampaikan Hadi usai melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) FORKI Gorontalo periode 2025–2029 di Grand Q Hotel Gorontalo, Jumat (23/10/2026). Di bawah kepemimpinan Danial Ibrahim, FORKI Gorontalo diharapkan mampu tancap gas membangun kekuatan karate daerah. Bagi Hadi, kunci utamanya adalah soliditas organisasi, pembinaan berjenjang, serta sinergi antara pengurus provinsi dan pengurus kabupaten/kota.

“Saya yakin Gorontalo ini memiliki atlet yang berprestasi, cuma belum digali saja,” tegas Hadi.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Gorontalo sudah memiliki bukti bahwa atletnya mampu bersaing di panggung internasional. Salah satunya Saskia Putri Salurante, karateka muda yang sukses mengukir prestasi dengan meraih medali emas di Vietnam dan medali perunggu pada kejuaraan terbaru di Polandia.

Prestasi Saskia menjadi sinyal bahwa potensi karate Gorontalo tidak boleh dipandang sebelah mata. Bahkan, kiprah atlet tersebut ikut membawa nama daerah ke panggung dunia.

“Di dunia orang melihat Saskia itu ya Gorontalo,” ujar Hadi.

PB FORKI, lanjut Hadi, akan terus membangun sinergi dengan pengurus provinsi dan perguruan karate. Atlet yang menunjukkan prestasi akan mendapat perhatian serta pendampingan untuk membuka jalan menuju pemusatan latihan nasional (pelatnas) hingga berkiprah di level internasional.

 

 

Dukungan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi FORKI Gorontalo untuk tidak cepat puas. Prestasi satu atlet harus menjadi pemantik lahirnya karateka-karateka berikutnya yang mampu mengikuti jejak serupa. Ketua Umum Pengprov FORKI Gorontalo, Danial Ibrahim, menyambut optimistis kehadiran orang nomor satu PB FORKI tersebut. Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi momentum untuk membakar semangat pengurus, atlet, wasit, dan pelatih.

“Kehadiran beliau membakar semangat kami semua, baik pengurus maupun para atlet, wasit, dan pelatih,” ungkap Danial.

Usai pelantikan, FORKI Gorontalo langsung menyiapkan agenda lanjutan. Rapat kerja akan digelar untuk merumuskan program pembinaan, disusul Kejuaraan Daerah Piala Gubernur sebagai salah satu ajang mengukur kemampuan atlet. Namun, pekerjaan rumah FORKI Gorontalo tidak hanya soal memburu medali. Kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius, terutama dalam menyiapkan wasit dan pelatih yang kompeten.

Danial mengungkapkan, pelaksanaan kejuaraan selama ini kerap menghadapi keterbatasan jumlah wasit. Karena itu, pendidikan dan pelatihan bagi calon wasit serta pelatih akan menjadi bagian dari langkah pembenahan organisasi. Di sisi lain, FORKI Gorontalo berupaya merapatkan barisan 10 perguruan karate yang ada di daerah tersebut. Perbedaan latar belakang perguruan diharapkan tidak menjadi penghalang untuk membangun kekuatan bersama.

“Walaupun berwarna-warni, kami dekatkan bagaimana meningkatkan prestasi karate yang mewakili FORKI Provinsi Gorontalo,” jelasnya.

Danial menegaskan, dukungan PB FORKI bukan semata-mata soal pendanaan. Pembinaan, arahan, dan motivasi juga menjadi modal penting bagi pengurus daerah untuk meningkatkan kualitas atlet. Kini, tantangan FORKI Gorontalo adalah menerjemahkan optimisme tersebut menjadi prestasi nyata. Dengan pembinaan yang konsisten, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta persatuan ant perguruan, bukan mustahil Gorontalo kembali melahirkan karateka yang mampu mengibarkan nama Indonesia di panggung dunia.

Saskia sudah membuka jalan. Saatnya FORKI Gorontalo memburu bintang-bintang berikutnya!. (*)

Apa Komentar Anda?