Scroll untuk baca artikel
KarateNasionalNusantaraOlahraga

GHM 2026 Makin Panas! 91 Tenaga Medis dan 125 Marshal Siap Kawal Pelari

×

GHM 2026 Makin Panas! 91 Tenaga Medis dan 125 Marshal Siap Kawal Pelari

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Hitung mundur menuju Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 semakin mendebarkan! Persiapan ajang lari bergengsi di Provinsi Gorontalo itu terus digeber. Bukan hanya soal garis start dan finis, panitia kini mematangkan berbagai aspek penting demi memastikan ribuan pelari bisa berlomba dengan aman dan nyaman.

Kabar positif datang dari rapat koordinasi persiapan GHM 2026 yang melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kota Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, instansi vertikal, komunitas pelari, Palang Merah Indonesia (PMI), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta seluruh panitia.

Ketua Panitia GHM 2026, Sultan Kalupe, mengungkapkan bahwa kesiapan teknis secara umum sudah mendekati tahap final. Sejumlah elemen pendukung telah menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan lomba yang mempertandingkan kategori 5K, 10K, dan 21K tersebut. Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah pelayanan kesehatan. Dinas Kesehatan Kota dan Provinsi Gorontalo akan mengerahkan sekitar 91 personel medis, didukung 14 unit ambulans dan satu rumah sakit rujukan.

“Secara umum, untuk teknis pelaksanaan ini sudah hampir clear. Tinggal ada beberapa perbaikan yang nanti akan disesuaikan,” kata Sultan kepada awak media seusai rapat koordinasi.

 

 

Tak hanya medis, pengamanan dan pengaturan lintasan juga menjadi perhatian serius. Dinas Perhubungan akan menempatkan petugas di sekitar 88 persimpangan dan pertigaan jalan. Langkah ini dilakukan agar para pelari tetap berada di jalur yang benar selama menempuh rute lomba. Panitia juga menyiapkan sekitar 125 marshal yang bertugas mengarahkan peserta sekaligus membantu kelancaran lomba. Dukungan komunikasi dari RAPI dan Bantuan Komunikasi (Bankom) turut disiapkan untuk menjaga koordinasi antarpersonel di sepanjang rute, mulai dari Kota Gorontalo hingga Bone Bolango.

Bahkan, RAPI akan memasang repeater untuk memperluas jangkauan komunikasi petugas. Dengan begitu, koordinasi di lapangan diharapkan tetap berjalan lancar ketika ribuan pelari mulai memadati lintasan. Dari sisi rute, Race Director telah memaparkan kesiapan lintasan 5K, 10K, dan 21K yang sudah disurvei. Titik pemeriksaan atau checkpoint, water station, hingga penempatan tenaga medis dan ambulans juga telah dipetakan.

Panitia turut membenahi aspek kenyamanan di area utama kegiatan yang berpusat di sekitar Lapangan Taruna Remaja. Penataan lokasi UMKM, stan sponsor, dan booth medis akan disesuaikan kembali agar tidak mengganggu aktivitas peserta. Sekitar 40 pelaku UMKM direncanakan mengisi area di dalam venue, dengan kemungkinan penambahan sesuai ketersediaan ruang. Panitia juga akan mengusulkan kepada Pemerintah Kota Gorontalo agar pelataran Belelimbui bisa dimanfaatkan untuk menampung pedagang yang selama ini berjualan di trotoar. Area di antara rumah dinas gubernur dan Jelato turut disiapkan sebagai lokasi pendukung.

Menariknya, panitia akan membedakan warna jersey petugas berdasarkan fungsi masing-masing. Petugas medis, marshal, dan unsur lainnya akan memiliki identitas yang mudah dikenali pelari. Strategi ini diharapkan memudahkan peserta ketika membutuhkan pertolongan. Pelari cukup mencari petugas dengan identitas medis tanpa harus kebingungan mencari panitia.

Sultan juga memastikan sejumlah kebutuhan administrasi dan perizinan masih terus dituntaskan bersama pemerintah daerah. Penyesuaian data terkait tarif reklame dan kebersihan menjadi bagian yang harus diselesaikan sebelum seluruh perizinan rampung. Dengan persiapan yang terus dimatangkan, GHM 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga menghadirkan pengalaman berlari yang aman, tertib, dan berkesan bagi seluruh peserta. (*)

Apa Komentar Anda?