Scroll untuk baca artikel
DaerahGorontalo

Potensi PAD Pohuwato Masih Besar, Bapenda Gorontalo Dorong Peningkatan Kepatuhan Pajak

×

Potensi PAD Pohuwato Masih Besar, Bapenda Gorontalo Dorong Peningkatan Kepatuhan Pajak

Sebarkan artikel ini

 

nusatimes.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menggenjot upaya optimalisasi pendapatan daerah. Salah satunya melalui kegiatan road show optimalisasi pajak dan retribusi daerah yang kali ini digelar di Kabupaten Pohuwato, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, dan diterima oleh Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam, didampingi Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Dalam pertemuan tersebut, Bapenda Provinsi Gorontalo memaparkan berbagai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pajak daerah dan retribusi daerah sebagai langkah memperkuat kemandirian fiskal.

Danial Ibrahim mengungkapkan bahwa potensi pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Pohuwato masih sangat besar. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah kendaraan bermotor di daerah tersebut mencapai 71.787 unit, namun tingkat kepatuhan wajib pajak baru berada di angka 28,14 persen.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan masih terbukanya peluang besar untuk meningkatkan penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Transformasi pendapatan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Dengan sinergi yang baik, potensi pajak daerah dapat dioptimalkan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendukung pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Danial.

Ia menambahkan, peningkatan kepatuhan pajak dapat dilakukan melalui berbagai langkah strategis, di antaranya penguatan pelayanan Samsat, peningkatan kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak, serta sinergi lintas pemerintah daerah.

Selain sektor Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Bapenda Provinsi Gorontalo juga memaparkan sejumlah potensi sumber pendapatan lain. Di antaranya Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan, Pajak Alat Berat, hingga Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan.

Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau menegaskan bahwa kolaborasi antar perangkat daerah menjadi kunci penting dalam mengelola potensi pendapatan, baik dari sektor pajak maupun retribusi.

Melalui kegiatan road show ini diharapkan terbangun kesamaan langkah antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Agenda tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bapenda Provinsi Gorontalo dalam mendorong transformasi pengelolaan pendapatan daerah menuju kemandirian fiskal daerah di Provinsi Gorontalo. (*)

Apa Komentar Anda?