nusatimes.id – Atlet karate muda Indonesia asal Gorontalo, Saskia Putri Salurante tidak puas usai meraih medali emas di ajang Kejurnas FORKI 2026. Terbukti ia kembali menunjukkan tajinya di pentas dunia. Tampil di ajang bergengsi Karate One Youth League Manila 2026, Saskia sukses mempersembahkan medali emas untuk Indonesia setelah tampil impresif di Manila, Filipina.
Hebatnya lagi, capaian ini menjadi gelar ketiga beruntun yang diraih Saskia di level WKF Youth League. Sebuah catatan yang makin menegaskan statusnya sebagai salah satu karateka muda paling bersinar milik Indonesia saat ini.
Dalam perjalanan menuju podium tertinggi, Saskia tampil garang dengan menumbangkan sejumlah lawan tangguh. Ia berhasil mengatasi perlawanan atlet senegaranya, Cheisya Aurelia Kristanto, kemudian menaklukkan Nika Akindikova asal Ukraina, hingga menundukkan Ciara Brandauer dari Portugal.
Pelatih Karate Gorontalo, Ricky Dama, menyebut keberhasilan ini lahir dari proses panjang dan kerja keras tanpa henti yang dijalani Saskia selama latihan.
“Ini adalah hasil kerja keras latihan Saskia, dan bukti bahwa kami lebih fokus berkarya nyata daripada berkarya kata,” tegas Ricky Dama.
Sementara itu, Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Gorontalo, Danial Ibrahim, turut memberikan apresiasi atas pencapaian gemilang tersebut.
“Ini prestasi yang sangat membanggakan, dan kami berharap Saskia bisa kembali mengharumkan nama Gorontalo di berbagai ajang baik nasional maupun internasional,” ujar Danial.
Rentetan prestasi ini membuat nama Saskia Putri Salurante semakin diperhitungkan di level internasional. Karateka muda Gorontalo itu kini bukan sekadar harapan daerah, tetapi sudah menjelma menjadi aset besar Indonesia di arena karate dunia. (*)






