Scroll untuk baca artikel
KORMI GorontaloOlahraga

FORPROV II 2026 Boalemo Siap Mengguncang! KORMI Gorontalo Bidik Sport Tourism dan Kebangkitan UMKM

×

FORPROV II 2026 Boalemo Siap Mengguncang! KORMI Gorontalo Bidik Sport Tourism dan Kebangkitan UMKM

Sebarkan artikel ini
oplus_256

 

nusatimes.id – KORMI Provinsi Gorontalo mulai memanaskan mesin jelang pelaksanaan FORPROV II 2026 di Kabupaten Boalemo. Event olahraga masyarakat terbesar di Gorontalo itu diproyeksikan bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung besar penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Ketua KORMI Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menegaskan pihaknya optimistis Boalemo mampu menjadi tuan rumah sukses meski dengan keterbatasan anggaran.

Menurut Mikson, kesiapan tuan rumah sudah terlihat mulai dari pembentukan panitia lokal hingga penyediaan fasilitas penunjang bagi ribuan peserta yang akan datang dari berbagai daerah.

“Ini hajatan besar. Ribuan orang akan datang ke Boalemo. Tempat tinggal harus dipikirkan, mulai dari homestay rumah warga sampai kemungkinan tenda untuk peserta. Tapi saya yakin KORMI itu terbiasa mandiri,” tegas Mikson penuh optimisme.

Ia juga mencontohkan pengalaman kontingen Gorontalo saat mengikuti FORNAS di NTB. Dengan dukungan dana terbatas, semangat kemandirian tetap membuat Gorontalo mampu tampil maksimal.

Bukan hanya soal olahraga, FORPROV II nanti juga diproyeksikan menjadi motor penggerak sektor wisata dan UMKM lokal. KORMI bahkan berencana menggandeng dinas koperasi dan pelaku UMKM agar ikut meramaikan event tersebut.

“Olahraga masyarakat itu bisa menghidupkan pariwisata dan ekonomi rakyat. Itu yang paling penting,” tambahnya.

Sementara itu, Gusnar Ismail menilai olahraga masyarakat kini telah berkembang menjadi kekuatan sosial sekaligus ekonomi baru di tengah masyarakat.

Menurut Gusnar, olahraga kesehatan, kebugaran, hingga olahraga petualangan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi industri kreatif yang bernilai ekonomi tinggi.

“Olahraga sekarang tidak ada batasnya. Apa yang berkembang di masyarakat harus diberi ruang dan naungan. Karena kegiatan seperti ini bisa melahirkan ekonomi kreatif dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Gusnar.

Gubernur juga menekankan pentingnya memanfaatkan kekuatan media sosial dan branding digital agar event olahraga masyarakat semakin menarik perhatian sponsor.

“Sekarang zamannya algoritma. Kalau sebuah kegiatan ramai di media sosial, sponsor pasti datang. Cara berpikir soal sponsor juga harus berubah,” katanya.
Di sisi lain, tuan rumah KORMI Boalemo terus bergerak cepat menyiapkan venue dan kebutuhan teknis pelaksanaan FORPROV II 2026.

Ketua KORMI Boalemo, Arman Nawai, menyebut pihaknya telah menyiapkan kawasan seluas 37 hektare yang representatif untuk berbagai cabang olahraga masyarakat, termasuk olahraga petualangan dan kebugaran.

“Kami sudah koordinasi dengan pemerintah daerah, mulai dari Bupati, Sekda hingga Dispora. Panitia lokal juga sementara dibentuk untuk menyambut seluruh peserta,” ungkap Arman.

Tak hanya itu, Boalemo juga tengah menyiapkan maskot resmi FORPROV II 2026 yang nantinya akan menjadi ikon pelaksanaan pesta olahraga masyarakat tersebut.

Mengusung semangat “GOROPA” atau Gerakan Olahraga Masyarakat Optimalisasi Pariwisata Boalemo, FORPROV II 2026 diharapkan menjadi batu loncatan menuju FORNAS 2027 di Sulawesi Tengah.

Atmosfer sport tourism, geliat UMKM, hingga semangat olahraga masyarakat kini mulai terasa di Boalemo. FORPROV II 2026 pun dipastikan bukan sekadar kompetisi, tetapi pesta rakyat yang siap mengguncang Gorontalo. (*)

Apa Komentar Anda?