nusatimes id – Terpilihnya Mohamad Vini Sidiki sebagai Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Gorontalo periode baru mendapat dukungan sekaligus pesan penting dari Koordinator Wilayah Sulawesi Muaythai Indonesia, Syarif Mbuinga. Ia menegaskan bahwa organisasi harus mulai membangun kemandirian demi menciptakan pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berprestasi.
Pesan tersebut disampaikan Syarif saat menutup pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) Muaythai Gorontalo yang berlangsung di Hotel Yulia, Kota Gorontalo, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, salah satu kunci kemajuan organisasi olahraga terletak pada kemampuan pengurus menjalankan program secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada bantuan pemerintah, khususnya dalam aspek pendanaan.
“Pengurus harus mampu membangun kemandirian organisasi, baik dalam penyusunan program maupun pelaksanaannya. Jangan hanya bergantung pada bantuan pihak lain, tetapi harus mampu berinovasi dan mencari solusi untuk mendukung pembinaan atlet dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di internal organisasi,” tegas Syarif.
Pria yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia itu menilai organisasi yang mandiri akan memiliki ruang gerak lebih luas dalam menjalankan program kerja. Mulai dari pembinaan atlet usia dini, pelaksanaan kejuaraan, peningkatan kualitas pelatih, hingga persiapan menghadapi berbagai event nasional.
Syarif melihat Gorontalo memiliki modal besar untuk berkembang di cabang olahraga Muaythai. Potensi atlet yang dimiliki dinilai cukup menjanjikan untuk bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Namun, potensi tersebut harus dibarengi dengan tata kelola organisasi yang profesional dan fokus pada pembinaan.
Ia optimistis kepemimpinan baru di bawah Mohamad Vini Sidiki mampu membawa Muaythai Gorontalo ke arah yang lebih baik.
“Potensi atlet Muaythai di Gorontalo cukup besar. Tinggal bagaimana pengurus mampu mengelola organisasi dengan baik, membangun kerja sama yang luas, dan menjalankan program pembinaan secara konsisten. Saya yakin Mohamad Vini Sidiki bersama seluruh jajaran pengurus mampu menjalankan organisasi ini dengan baik dan melahirkan prestasi,” ujarnya.
Selain itu, Syarif juga mendorong pengurus baru untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, KONI, serta berbagai pihak yang peduli terhadap perkembangan olahraga. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa dukungan tersebut harus menjadi penguat, bukan satu-satunya tumpuan organisasi.
Salah satu fokus yang ditekankan adalah pembinaan usia dini sebagai fondasi regenerasi atlet. Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi olahraga tidak hanya diukur dari prestasi saat ini, tetapi juga dari kemampuannya menyiapkan atlet-atlet masa depan.
“Pembinaan usia dini harus menjadi perhatian utama. Regenerasi atlet yang baik akan menentukan masa depan prestasi olahraga di daerah,” katanya.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, harapan besar kini tertuju pada Muaythai Gorontalo untuk menghadirkan program-program inovatif, membangun organisasi yang kuat dan mandiri, serta mampu mengukir prestasi di level nasional maupun internasional. Atmosfer perubahan pun mulai terasa, dan tantangan berikutnya adalah membuktikannya di arena pertandingan. (*)






