nusatimes.id – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Gorontalo mulai memanaskan mesin menuju babak kualifikasi Pra PON. Persiapan jangka panjang yang telah dilakukan sejak setahun terakhir kini mulai menunjukkan hasil dengan hadirnya sejumlah atlet yang diproyeksikan menjadi andalan Gorontalo pada perebutan tiket menuju PON 2028.
Ketua Harian Pengprov TI Gorontalo, Mohamad Ramly, mengungkapkan bahwa pembinaan atlet Pra PON sudah berjalan secara terstruktur dan berkesinambungan. Saat ini, sedikitnya empat atlet telah dipersiapkan secara khusus untuk menghadapi agenda penting tersebut.
“Alhamdulillah, untuk atlet persiapan Pra PON sudah kami siapkan sejak satu tahun terakhir. Saat ini sudah ada empat atlet yang siap dan insyaallah jumlahnya akan terus bertambah,” ujar Ramly.
Menurutnya, Pengprov TI Gorontalo tidak ingin hanya mengandalkan beberapa atlet saja. Dalam beberapa bulan ke depan, program pembinaan akan diperluas dengan menyiapkan atlet di seluruh kelas pertandingan agar peluang lolos ke PON semakin terbuka lebar.
“Kami menargetkan dalam beberapa bulan ke depan bisa menyiapkan full class untuk Pra PON. Jadi setiap kelas akan memiliki atlet yang siap bersaing dan membawa nama Gorontalo,” katanya.
Saat ini para atlet menjalani program latihan intensif secara bersama-sama di Gedung SPOBDA Gorontalo. Program tersebut difokuskan pada peningkatan teknik, fisik, taktik, hingga mental bertanding sebagai bekal menghadapi persaingan yang semakin ketat di level nasional.
Ramly optimistis kerja keras yang dilakukan sejak dini akan membuahkan hasil positif. Ia meyakini peluang Gorontalo untuk kembali tampil di panggung olahraga nasional terbesar di Indonesia sangat terbuka.
“Insyaallah kita bisa meraih prestasi yang lebih baik ke depan. Saya yakin Gorontalo mampu menunjukkan kualitasnya dan bisa ikut dalam PON 2028 nanti,” tegasnya.
Optimisme tersebut menjadi sinyal bahwa Taekwondo Gorontalo tidak ingin sekadar menjadi peserta dalam persaingan nasional. Dengan persiapan yang matang, pembinaan berkelanjutan, dan dukungan seluruh elemen olahraga, skuad Gorontalo siap menantang kekuatan-kekuatan besar taekwondo Indonesia demi mengamankan tiket menuju PON 2028. (*)






