nusatimes.id – Tiga hari terakhir putaran grup Piala Dunia 2026 menyajikan tontonan luar biasa penuh kejutan, gol-gol indah, dan drama menegangkan. Ada tim raksasa yang terpeleset, ada tim kecil yang bangkit mengejutkan dunia, serta penampilan dahsyat yang langsung mencuri perhatian semua penggemar sepak bola. Berikut rangkuman lengkap aksi panas dari 14 hingga 16 Juni 2026!.
14 Juni 2026 menjadi Sejarah Qatar sekaligus Kejutan bagi Australia. Di Grup B: Qatar 1–1 Swiss. Momen bersejarah terjadi! Swiss sempat unggul lewat eksekusi penalti Breel Embolo, namun di detik-detik akhir masa tambahan waktu (90+4’), Boualem Khoukhi menjadi pahlawan tuan rumah dengan sundulan keras yang menjebol gawang lawan. Hasil imbang ini membuat Qatar meraih poin pertamanya sepanjang sejarah tampil di Piala Dunia, catatan emas yang tak akan terlupakan.
Berlanjut di Grup C: Brasil 1–1 Maroko. Tim Samba gagal raih kemenangan di laga pembuka! Vinícius Júnior membawa Brasil unggul lebih dulu, namun ketangguhan Maroko tak bisa diremehkan. Pasukan Atlas Lions tampil sangat disiplin dan mematikan dalam serangan balik, hingga akhirnya Youssef En-Nesyri menyamakan kedudukan. Hasil ini menjadi peringatan keras bagi Brasil agar tak meremehkan lawan.
Ada juga di Grup C: Haiti 0–1 Skotlandia. Dimana puasa kemenangan selama 36 tahun akhirnya putus! Gol tunggal Ben Doak di menit ke-27 jadi penentu kemenangan Skotlandia. Kemenangan berharga ini langsung mengantar mereka duduk manis di puncak klasemen sementara Grup C dengan tiga poin penuh. Di grup D Australia memberikan kejutannya dengan mengalahkan Turki 2–0.
Kejutan terbesar Australia tampil percaya diri dan efektif. Nestory Irankunda membuka keunggulan di menit ke-27, disusul gol Connor Metcalfe di menit ke-74. Kemenangan bersih tanpa kebobolan ini menempatkan Australia di posisi kedua grup, hanya di bawah Amerika Serikat.
Pada tanggal 15 Juni 2026 menjadi harinya Jerman. Ya, Jerman Mengamuk. Menghadapi Curaçao, Jerman tampil memukau dengan menang 7–1. Penampilan paling memukau sejauh turnamen berlangsung! Jerman tampil seperti mesin pembunuh di lapangan. Enam pemain berbeda mencetak gol, di antaranya Kai Havertz yang menyumbang dua gol pribadi. Kemenangan telak 7–1 ini jadi rekor kemenangan terbesar di Piala Dunia 2026 sampai saat ini, sekaligus mengukuhkan posisi Jerman sebagai penguasa sementara Grup E. Sementara dipertandingan lainnya di Grup E: Pantai Gading 1–0 Ekuador.
Di grup Grup F Belanda ditahan imbang 2–2 oleh Jepang. Laga penuh drama dan ketegangan! Belanda sempat memimpin dua kali lewat gol Virgil van Dijk dan Crysencio Summerville. Namun Jepang tak pernah menyerah, membuktikan kualitas dan mentalitas baja. Daichi Kamada jadi penyelamat Samurai Biru dengan gol penyeimbang di menit ke-88. Hasil imbang ini sangat adil untuk kedua tim yang sama-sama tampil brilian.
Swedia 5–1 Tunisia di Grup F terlihat sekali Dominasi total Swedia. Alexander Isak dan Yasin Ayari jadi bintang utama dengan masing-masing mencetak dua gol. Swedia bermain sangat apik, menang telak, dan langsung melesat ke puncak klasemen Grup F dengan selisih gol yang jauh meninggalkan lawan. Sementara Spanyol Tertahan 0-0 atas Tanjung Verde, sekaligus menjadi Kejutan besar lainnya!. Tim yang berada di peringkat bawah dunia sukses membungkam raksasa Spanyol. Meski menguasai bola hingga 70% waktu permainan, Spanyol tak mampu menembus benteng pertahanan rapat Tanjung Verde dan aksi gemilang kiper mereka. Hasil imbang tanpa gol ini jadi pelajaran mahal bagi Spanyol.
Hasil imbang juga terjadi di Grup G antara Belgia 1–1 Mesir. Ya, Mesir sempat mengejutkan lewat tendangan indah Emam Ashour. Belgia yang memasukkan Romelu Lukaku berusaha membalas, dan akhirnya kedudukan imbang lewat gol bunuh diri Mohamed Hany. Sepanjang laga, Mohamed Salah terus menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Belgia dengan kelincahan dan kecepatannya.
Pertandingan imbang juga terjadi saat Arab Saudi 1–1 Uruguay, meski demikian pertadingan berjalan seimbang dan seru. Arab Saudi mencetak gol cepat di awal laga, namun Uruguay bangkit dan menyamakan skor lewat titik putih. Kedua tim berbagi satu poin dan sementara menempati posisi tengah klasemen grup. Terakhir laga imbang lainnya antara Iran 2–2 Selandia Baru. Meski Laga berjalan ketat dan terbuka sepanjang 90 menit. Selandia Baru dua kali memimpin kedudukan, namun Iran tak pernah runtuh semangat dan selalu berhasil menyamakan skor. Hasil seri ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi poin pertama mereka di turnamen ini.
Catatan pentingnya, 6 Tim Tampil Luar Biasa mereka adalah Jerman, Australia, Skotlandia, Pantai Gading, Tanjung Verde. Kemudan nama besar negara peserta Pildun yang gagal menang yakni Brasil, Spanyol, Belgia, Belanda. Terakhir, Pencetak Gol Terbanyak sampai hari ini di Piala Dunia 2026 diraih Kai Havertz (Jerman), disusul Alexander Isak (Swedia), Yasin Ayari (Swedia) yang masing-masing 2 gol. (*)






