nusatimes.id – Gerak cepat dilakukan PSSI Kabupaten Bone Bolango dalam memperkuat fondasi sepak bola daerah. Lewat Kursus Wasit Lisensi C yang digelar pada 10–15 Mei 2026, ajang ini jadi panggung lahirnya pengadil lapangan hijau masa depan.
Kegiatan yang diinisiasi bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata ini digelar gratis, dengan target peserta usia 17–25 tahun yang berdomisili di Bone Bolango. Tak sekadar teori, peserta juga dibekali praktik intens demi menempa mental dan ketegasan saat memimpin pertandingan.
Ketua Panitia, Farman Maruf, menegaskan bahwa kursus ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari investasi besar sepak bola Gorontalo.
“Harapannya dengan kegiatan ini akan lahir wasit-wasit berkualitas yang bukan hanya dapat menambah aset SDM wasit di Gorontalo, tapi juga berkontribusi untuk liga besar di tanah air,” tegas Farman.
Fasilitas yang disiapkan pun terbilang lengkap. Mulai dari ruang pelatihan representatif, perlengkapan peserta, jersey praktik, hingga sertifikat resmi. Bahkan, peserta juga mendapatkan dukungan transport sebagai bentuk keseriusan panitia dalam menjaring talenta terbaik.
Langkah ini mendapat dukungan penuh Dinas Pemuda dan Olahraga Bonebolango dan dari jajaran sepak bola daerah. Kehadiran para pemangku kepentingan menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan wasit kini jadi prioritas, bukan lagi pelengkap.
Dengan atmosfer kompetisi yang makin ketat, peran wasit jelas krusial. Bone Bolango pun tak mau ketinggalan. Dari sini, mimpi besar digantung tinggi, wasit lokal menembus panggung nasional, bahkan profesional.
Peluit sudah siap dibunyikan. Kini giliran generasi muda Gorontalo menjawab tantangan!. (*)






