Scroll untuk baca artikel
NasionalNusantaraOlahraga

Faurin Fatin Tangoi Sumbang Perunggu! Tinju Gorontalo Tetap Menggigit di Kejurnas

×

Faurin Fatin Tangoi Sumbang Perunggu! Tinju Gorontalo Tetap Menggigit di Kejurnas

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Ring tinju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) menjadi panggung pembuktian bagi petinju muda Gorontalo. Faurin Fatin Tangoi sukses menyumbangkan medali perunggu pada kelas 54 kilogram youth putri. Capaian ini menjadi hasil positif di tengah ketatnya persaingan petinju dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelatih tinju Gorontalo, Jerry Horman, mengungkapkan bahwa Gorontalo menurunkan dua atlet dalam kejuaraan tersebut. Selain Faurin yang berlaga di kelas 54 kilogram youth putri, satu petinju putra juga diturunkan pada kelas 60 kilogram.

Persaingan di Kejurnas kali ini terbilang berat. Sebanyak 35 provinsi ambil bagian dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 400 petinju. Situasi tersebut membuat setiap atlet harus tampil maksimal untuk bisa bersaing di kelas masing-masing.

“Untuk target, alhamdulillah mereka telah mengupayakan bertanding dengan maksimal. Karena di Kejurnas ini ada 35 provinsi yang akan turun bertanding dengan jumlah 400 lebih peserta,” ungkap Jerry Horman, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Jerry, persaingan semakin menantang karena keikutsertaan provinsi baru membuat peta kekuatan lawan belum sepenuhnya terpantau. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih dalam memperkirakan kekuatan petinju yang akan dihadapi.

“Karena ada provinsi baru yang ikut turun, sehingga peta kekuatan dari kelas yang akan kami ikut belum terpantau atletnya,” jelasnya.

Meski begitu, Jerry menegaskan bahwa hal terpenting adalah para atlet mampu menunjukkan performa terbaik di atas ring. Medali perunggu yang diraih Faurin menjadi bukti bahwa petinju muda Gorontalo mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi nasional.

“Yang penting atlet kita bisa turun dengan performa yang maksimal,” tegasnya.

Bagi Faurin, capaian ini menjadi modal berharga untuk menatap kejuaraan berikutnya. Pengalaman menghadapi lawan dari berbagai provinsi diharapkan dapat meningkatkan mental bertanding sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan.

Sementara itu, tim tinju Gorontalo dijadwalkan kembali ke daerah pada Minggu pukul 09.45 WITA menggunakan pesawat Garuda.

Kepulangan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjuangan tim di Kejurnas. Dengan satu medali perunggu di tangan, tinju Gorontalo memiliki bekal positif untuk melanjutkan pembinaan dan membidik prestasi yang lebih tinggi pada ajang mendatang. (*)

Apa Komentar Anda?