Scroll untuk baca artikel
GorontaloOlahraga

Gelar Musorkotlub, KONI Kota Gorontalo Siap Sambut Tantangan Porprov 2026

×

Gelar Musorkotlub, KONI Kota Gorontalo Siap Sambut Tantangan Porprov 2026

Sebarkan artikel ini

 

nusatimes.id – KONI Kota Gorontalo resmi menggelar Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) sebagai langkah menentukan arah baru kepemimpinan organisasi. Agenda penting ini dibuka langsung Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Majid, dan berlangsung di Bandayo Lo Yiladia, Rumah Wali Kota Gorontalo, Selasa (30/12/2025).

Musorkotlub tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Gorontalo MN. Fikram Salilama, jajaran pengurus cabang olahraga, serta insan olahraga se-Kota Gorontalo. Forum ini digelar untuk memilih ketua KONI Kota Gorontalo yang baru, menggantikan almarhum Hardi Sidiki (periode 2023–2026).

Sekda Kota Gorontalo, Ismail Majid, menegaskan Musorkotlub bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting menjaga keberlangsungan pembinaan olahraga daerah.

“Musyawarah luar biasa ini diharapkan melahirkan pemimpin yang mampu membawa KONI Kota Gorontalo lebih maju dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga prestasi,” ujar Ismail.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan kebersamaan dalam proses pemilihan agar hasil musyawarah dapat diterima seluruh insan olahraga di Kota Gorontalo.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Gorontalo, MN. Fikram Az. Salilama, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musorkotlub tersebut. Menurutnya, dinamika dalam organisasi adalah hal yang wajar dan harus disikapi secara dewasa demi kemajuan olahraga daerah.

“KONI kabupaten dan kota adalah ujung tombak pembinaan atlet. Ketua dan pengurus ke depan harus punya komitmen kuat, integritas, serta visi yang jelas untuk membangun olahraga Kota Gorontalo dan melahirkan atlet berprestasi,” tegas Fikram.

Fikram juga menyoroti pentingnya hubungan harmonis antara KONI dan pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa dalam AD/ART KONI secara tegas disebutkan KONI berperan membantu pemerintah dalam perencanaan peningkatan olahraga.

“Bukan membantah pemerintah. Salah tafsir inilah yang membuat banyak KONI di luar Gorontalo kesulitan mendapatkan dukungan anggaran,” ungkapnya.

Musorkotlub ini juga dinilai krusial mengingat tahun 2026 akan menjadi ujian berat bagi KONI Kota Gorontalo. Pasalnya, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) akan digelar, dan Kota Gorontalo berstatus sebagai juara umum pada Porprov sebelumnya.

Usai pembukaan, Musorkotlub dilanjutkan dengan sidang pemilihan ketua baru yang dipimpin Risman Taha bersama anggota Hais Nusi dan Darmawan Duming. Forum ini tak hanya memilih pemimpin, tetapi juga menyusun program kerja strategis demi menjaga dominasi prestasi olahraga Kota Gorontalo di tingkat provinsi.

Dengan Musorkotlub ini, KONI Kota Gorontalo diharapkan segera memiliki nahkoda baru yang siap membawa panji olahraga daerah tetap berkibar, terutama menghadapi Porprov 2026. (*)

Apa Komentar Anda?