Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Hasil Tes Fisik Dirilis, 33 Calon Atlet SPOBDA Gorontalo Lanjut ke Tahap Berikutnya

×

Hasil Tes Fisik Dirilis, 33 Calon Atlet SPOBDA Gorontalo Lanjut ke Tahap Berikutnya

Sebarkan artikel ini
oplus_1024

 

nusatimes.id – Seleksi calon atlet SPOBDA Gorontalo terus bergulir. Setelah menjalani rangkaian tes fisik, sebanyak 33 atlet dari berbagai cabang olahraga kini bersiap menghadapi tahapan berikutnya dalam perebutan kuota terbatas sebagai atlet binaan SPOBDA Gorontalo.

Hasil tes fisik yang dilaksanakan pada proses seleksi resmi dirilis oleh penanggung jawab tes, Dr. I Kadek Suardika, M.Pd., AIFO-P, pada Rabu (24/6/2026).

Pria yang juga dosen Kepelatihan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo itu menegaskan bahwa hasil yang diumumkan merupakan murni berdasarkan performa atlet saat menjalani tes di lapangan.

“Kami sudah menyerahkan hasil tesnya ke pihak panitia pelaksana seleksi calon atlet SPOBDA Gorontalo,” ujar Kadek.

Dari daftar yang dirilis, atlet-atlet berasal dari cabang karate, atletik, tenis meja, renang, pencak silat, taekwondo, hingga anggar. Nama-nama yang tercatat antara lain Abdul Kadir Suraido Ismail, Ramadhan A.J. Hermanto, Risman Y. Akuba, Moh. Ramadhan Fauzan Ali, Muh. Syafiq R. Bau, Riyo Ibrahim, Fadhil Abdul Gafur Yantu, serta puluhan atlet lainnya yang berhasil menyelesaikan tahapan tes fisik.

Sementara itu, Penanggung Jawab Seleksi Atlet SPOBDA Gorontalo, Mohamad Zein Mooduto, mengatakan hasil tes fisik tersebut telah disampaikan kepada seluruh pelatih cabang olahraga yang berada di bawah pembinaan SPOBDA Gorontalo.

“Hasil tes fisiknya sudah keluar, dan kami menyampaikan kepada semua pelatih agar informasi ini disebarluaskan kepada atlet bersangkutan,” kata Zein.

Meski demikian, perjuangan para calon atlet belum berakhir. Tes fisik hanyalah salah satu tahapan dalam proses penjaringan atlet SPOBDA tahun ini. Para peserta masih harus mengikuti tes kesehatan dan psikotes yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (26/6/2026).

Tahapan lanjutan tersebut akan menjadi penentu penting sebelum panitia menetapkan atlet-atlet terbaik yang berhak menghuni program pembinaan SPOBDA Gorontalo.

“Masih ada serangkaian tes lagi setelah ini. Nanti semuanya rampung akan disampaikan hasil keseluruhan lolos tes atau yang meraih kuota lolos 20 orang atlet,” pungkas Zein.

Persaingan menuju SPOBDA Gorontalo tahun ini terbilang ketat. Dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi, hanya 20 atlet terbaik yang nantinya akan mengamankan tempat dalam program pembinaan. Karena itu, setiap tahapan menjadi momen krusial bagi para atlet muda untuk menunjukkan kualitas, kesiapan fisik, mental, dan potensi prestasi mereka.

Kini, fokus para calon atlet beralih ke tes kesehatan dan psikotes. Siapa yang mampu menjaga konsistensi performa hingga akhir seleksi, dialah yang akan mengamankan tiket menuju SPOBDA Gorontalo 2026.(*)

Apa Komentar Anda?