Scroll untuk baca artikel
Olahragasepak takraw

Laga Trofeo Jadi Ujian Sesungguhnya STC Gorontalo Jelang LSI 2026

×

Laga Trofeo Jadi Ujian Sesungguhnya STC Gorontalo Jelang LSI 2026

Sebarkan artikel ini
oplus_256

 

nusatimes.id – Tim sepak takraw STC Gorontalo tak sekadar menjalani laga pemanasan jelang tampil di Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) 2026. Turnamen mini bertajuk Trofeo Sepak Takraw justru menjadi panggung pembuktian kesiapan mental, teknik, dan fisik skuad Gorontalo sebelum bertarung di Mamuju, Sulawesi Barat.

Pada ajang tersebut, STC Gorontalo akan menghadapi dua lawan tangguh, yakni Timnas Sepak Takraw Indonesia dan Papua Cerah. Pertemuan dengan tim-tim berkualitas ini diyakini menjadi simulasi ideal untuk mengukur kekuatan tim menghadapi persaingan di LSI bulan depan.

Ketua STC Gorontalo, Alex Maga, menegaskan bahwa trofeo ini memiliki arti penting bagi tim. Bukan sekadar pertandingan persahabatan, tetapi menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap performa para atlet.

“Tujuan trofeo ini yang pasti untuk evaluasi sejauh mana kesiapan kita menghadapi Liga Sepak Takraw Indonesia bulan depan. Dan yang pasti juga menguji mental dan teknik atlet,” ujar Alex Maga, Sabtu (27/6/2026).

Sementara itu, Manajer STC Gorontalo, Rahmat Mohamad, menilai kondisi tim saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Meski begitu, ia menekankan pentingnya laga uji coba untuk menjaga ritme permainan sekaligus meningkatkan mental bertanding para pemain.

“Secara umum tim kita sudah siap. Namun untuk menjaga konsistensi serta semangat mereka maka perlu dilakukan uji tanding yang continue. Dan trofeo ini sangat baik untuk melihat sejauh mana kesiapan kita,” kata Rahmat.

Menghadapi Timnas Indonesia dan Papua Cerah menjadi tantangan yang tidak ringan. Namun justru dari pertandingan seperti inilah STC Gorontalo berharap dapat mengasah teknik, mematangkan strategi, sekaligus mengukur level permainan sebelum tampil di panggung Liga Sepak Takraw Indonesia 2026.

Trofeo ini pun menjadi ujian sesungguhnya bagi STC Gorontalo. Jika mampu tampil kompetitif menghadapi lawan-lawan berkualitas, modal berharga untuk berburu prestasi di LSI 2026 akan semakin kuat. (*)

Apa Komentar Anda?