nusatimes.id – Pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Gorontalo yang tidak kunjung terlaksana membuat PB FORKI kemudian mengeluarkan SK Penunjukkan karateker kedua menggantikan posisi sebelumnya yang diamanahkan kepada Safrin Saifi.
Penunjukkan karateker baru plt. Ketua FORKI Gorontalo tersebut tertuang dalam surat PB FORKI nomor 19/SKEP/PB.FORKI-KU/VIII/2025 yang ditanda tangani Ketum PB FORKI, Marsekal. TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, S.Ip tertanggal 24 Agustus 2025.
Dalam surat tersebut juga tertuang tugas karateker baru plt. Ketua FORKI Gorontalo, Ferdinan Burhan Mayulu, S.IK, M.E untuk segera melaksanakan Musyawarah Provinsi Luar Luar Biasa FORKI Gorontalo. Dan juga membentuk panitia pelaksana dan melaporkan ke KONI Provinsi perihal hasil musyawarah agar dapat dikeluarkan surat rekomendasi.
“Jadi Karateker kedua ini saya hanya diberikan waktu selama tiga bulan untuk mempersiapkan musyawarah luar biasa terhiitung sejak terbitnya surat keputusan karateker kedua ini,” ujar Ferdinan, Sabtu (30/8/2025).
“InsyaAllah sesegera mungkin saya akan mempersiapkan musyawarah, dengan menempuh langkah-langkah sesuai aturan yang ada di AD/ART Forki. Dan saya rasa teman-teman tim penjaringan kemarin sudah bekerja dengan baik, hanya saja belum mengerucut siapa saja yang akan diusung maju sebagai ketua. Nah, dengan kesempatan ini saya meminta semua perguruan bisa mengusulkan nama calon. Intinya jika semua insan karate, semua perguruan harus satu niat yang sama untuk sama-sama majukan karate di Gorontalo, jika perlu kalau cuma ada satu calon ketua semua sepakat aklamasi ya kita aklamasi saja,” bebernya.
Terkait dinamika dan semangat yang berkembang belakangan ini di kalangan insan karate, Ferdinan yang juga ketua FORKI Kota Gorontalo menyambut baik dan berharap semua elemen perguruan anggota FORKI dapat sama-sama memberikan dukungan sehingga musyawarah ini dapat berjalan sesuai harapan bersama.
“Saya mengapresiasi semangat dan dinamika belakangan tumbuh di kalangan perguruan dan para karateka. Saya rasa ini pertanda baik untuk masa depan karate di Gorontalo, dan mohon dukungan semua pihak agar musyawarah ini berjalan sesuai harapan bersama,” pungkas sosok yang akrab disapa Ketua Didi tersebut. (*)






