nusatimes.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo akhirnya selesai menggelar seleksi
Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Tahun 2025 yang berlangsung selama dua hari di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo.
“Program SSEAYP bukan sekadar perjalanan lintas negara dengan kapal Nippon Maru. Ini adalah proses pembentukan karakter, kepemimpinan, diplomasi pemuda, dan penciptaan jejaring regional yang kuat antara pemuda ASEAN dan Jepang. Oleh karena itu, seleksi yang kita laksanakan beberapa hari terakhir ini bukan hanya tentang memilih siapa yang terbaik, tetapi juga tentang menempa integritas, wawasan kebangsaan, serta komitmen untuk menjadi duta bangsa dan duta perdamaian,” beber Kadispora Provinsi Gorontalo, DR. Daniel Ibrahim, Sabtu (17/5/2025) kepada awak media ini.
“Saya ingin mengapresiasi seluruh peserta atas semangat, etika, dan kreativitas yang telah ditunjukkan selama proses seleksi. Kalian semua adalah representasi generasi muda Gorontalo yang bermartabat, berbudaya, dan berdaya saing global. Saya percaya bahwa siapapun yang terpilih nantinya, akan mampu membawa nama baik Provinsi Gorontalo dan Indonesia di panggung internasional,” pesan Kadispora.
Tidak lupa pula Daniel menyampaikan apresiasi kepada tim Seleksi, panitia pelasana, fasilitator, dan para alumni Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) yang telah bekerja luar biasa menyukseskan seleksi ini. Keberhasilan ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga tentang dedikasi membina pemuda menuju kualitas yang unggul.
Support juga kepada peserta yang belum terpilih, percayalah bahwa proses ini adalah awal dari langkah besar kalian. Jadikan pengalaman ini sebagai modal sosial dan spiritual untuk terus berkarya dan berkontribusi di bidang lainnya.
“Akhir kata, saya ucapkan selamat kepada peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Gorontalo dalam seleksi nasional. Persiapkan diri, asah kapasitas, dan buktikan bahwa pemuda Gorontalo layak bersuara di forum internasional,” harap Kadispora.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai inspirasi bagi pembangunan pemuda yang lebih progresif, inklusif, dan berdaya saing, sebagaimana arah pembangunan nasional yang tercermin dalam Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) kita,” tutupnya.
Sebagai informasi, para peserta akan mengikuti Seleksi Nasional yang dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 5 Juni 2025 di Jakarta. (*)












