nusatimes.id – Kabar positif datang dari arena pencak silat. Surat Keputusan (SK) Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Gorontalo resmi diserahkan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di sela-sela pelaksanaan Rakernas IPSI 2026.
SK tersebut diserahkan langsung Sekretaris Jenderal PB IPSI Abdul Karim kepada Ketua IPSI Gorontalo Indra Gobel di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta. Ketua Harian Pengprov IPSI Gorontalo Husin Ali turut mendampingi Indra Gobel dalam agenda tersebut. Menurut Husin, penyerahan SK ini menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi IPSI Gorontalo sekaligus memastikan roda pembinaan pencak silat berjalan semakin solid.
“Alhamdulillah, SK Pengprov IPSI Provinsi Gorontalo resmi diserahkan Sekjend PB IPSI Abdul Karim di Padepokan Pencak Silat TMII di sela-sela Rakernas IPSI,” kata Husin.
Namun, di balik kabar positif tersebut, Husin juga menyoroti dinamika yang berkembang di tubuh pencak silat. Salah satunya terkait rumor keberadaan dan status sejumlah mantan atlet maupun pelatih yang disebut-sebut tidak lagi bersama IPSI dan memilih jalur organisasi lain yang masih bergerak di bidang pencak silat.
Husin berharap PB IPSI dapat mengambil sikap tegas terhadap persoalan tersebut. Baginya, pencak silat harus memiliki satu wadah organisasi yang jelas dan terstruktur, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
“IPSI tetap harus tegas, sama-sama membesarkan pencak silat dalam satu organisasi IPSI yang terstruktur dari PB hingga Pengkot/Pengkab,” tegas Husin.
Meski hingga kini belum ada keputusan resmi terkait persoalan tersebut, Husin optimistis PB IPSI akan memberikan perhatian serius. Ia menyebut, sikap resmi PB IPSI kemungkinan akan disampaikan setelah dilakukan pembahasan lebih lanjut di internal kepengurusan.
“Secara resmi PB IPSI akan bersikap, tetapi setelah pembicaraan tingkat lanjut di kalangan pengurus PB IPSI,” lanjutnya.
Bagi Husin, ketegasan organisasi menjadi kunci agar pembinaan pencak silat nasional tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan struktur yang kuat dan solid, IPSI diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembinaan atlet sekaligus mengantarkan pencak silat Indonesia terus berprestasi di level nasional maupun internasional. (*)






