Nusatimes.id (BONE BOLANGO) – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menyambut kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi, di Kabupaten Bone Bolango, Selasa (3/11/2026). Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan daerah.
Kunjungan yang berlangsung di Desa Ayula Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, itu dirangkaikan dengan kegiatan Dialog Interaktif bertema “Sinergi Pusat dan Desa dalam Mewujudkan Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi melalui Ruang Bersama Indonesia”.
Dalam sambutannya, Ismet Mile menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Menteri PPPA yang telah memilih Kabupaten Bone Bolango sebagai salah satu daerah tujuan kunjungan kerja di Indonesia.
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat Bone Bolango. Pasalnya, dari ratusan kabupaten dan kota di Indonesia, Bone Bolango mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan langsung dari Menteri PPPA.
“Kami merasa bersyukur dan bangga atas kunjungan Ibu Menteri PPPA di Kabupaten Bone Bolango. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, karena dari sekian banyak kabupaten dan kota di Indonesia, Bone Bolango menjadi salah satu daerah yang dikunjungi,” ungkap Ismet Mile.
Ia berharap, kunjungan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, terutama dalam mendorong berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ismet juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memiliki komitmen untuk mendukung program-program strategis nasional yang berfokus pada kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat penting agar berbagai kebijakan dan program nasional dapat diimplementasikan hingga ke tingkat masyarakat.
Dalam konteks tersebut, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Perempuan yang berdaya memiliki peran strategis dalam membangun keluarga dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah. Sementara itu, perlindungan anak menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan generasi penerus tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendapatkan hak-haknya.
Bupati juga menilai kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan kerja tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Terlebih, pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat.
Melalui dialog interaktif tersebut, diharapkan terbangun pemahaman dan komitmen bersama dalam mewujudkan perempuan yang mandiri serta anak-anak yang terlindungi. Program Ruang Bersama Indonesia juga menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan dan sinergi pemerintah pusat, berbagai upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Kunjungan Menteri PPPA tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk memperkuat komitmen pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.












