Scroll untuk baca artikel
OlahragaKarate

Dicoret DBON, Karate Gorontalo Terancam Out dari SPOBNAS

×

Dicoret DBON, Karate Gorontalo Terancam Out dari SPOBNAS

Sebarkan artikel ini

 

nusatimes.id – Kabar kurang sedap menerpa cabang olahraga karate Gorontalo. Setelah namanya dicoret dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), kini muncul isu bahwa karate juga berpotensi tereliminasi dari program SPOBNAS Gorontalo.

Sinyal itu makin terasa setelah pelatih karate absen dalam workshop penanganan fisik, gizi, dan psikologi atlet bagi pelatih, asisten pelatih, dan pengelola SPOBDA tahun 2026. Workshop tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan sistem pembinaan atlet daerah.

Namun absennya pelatih bukan tanpa alasan. Saat ini, pelatih karate Gorontalo tengah berada di luar negeri mendampingi tim nasional karate pada ajang internasional di Dubai, Uni Emirat Arab. Sebuah tugas negara yang tentu tak bisa ditinggalkan begitu saja.

Meski begitu, kabar burung soal masa depan karate di SPOBNAS terus berembus kencang. Jika benar tersingkir, maka karate harus rela turun kasta dan berjuang di level SPOBDA.

“Kalau dicoret, masih ada SPOBDA,” ujar singkat pelatih karate SPOBNAS Gorontalo, Ricky Dama, saat dikonfirmasi Selasa (17/02/2026). Jawaban lugas, tapi sarat makna.

Saat ini, Gorontalo memiliki dua cabang olahraga yang tergabung di SPOBNAS, yakni atletik dan karate. Sementara di SPOBDA, tercatat beberapa cabor seperti anggar, tenis meja, taekwondo, renang, pencak silat, dan sepak takraw.

Jika benar karate terlempar dari SPOBNAS, tentu ini jadi pukulan bagi pembinaan yang selama ini telah berjalan. Apalagi karate termasuk salah satu cabor yang konsisten menyumbang prestasi dan aktif di level nasional hingga internasional.

Kini, bola panas ada di tangan pengambil kebijakan. Karate Gorontalo menanti kepastian. Bertahan di level elite, atau turun dan kembali membangun dari bawah? Yang jelas, semangat para karateka tak akan mudah dipatahkan. (*)

Apa Komentar Anda?