Scroll untuk baca artikel
Olahragasepak bola

Final Soeratin U13 Gorontalo, Cendrawasih FC Libas ASBG 4-2

×

Final Soeratin U13 Gorontalo, Cendrawasih FC Libas ASBG 4-2

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Cendrawasih FC tampil menggigit pada partai puncak Piala Soeratin U13. Bermain di Stadion Merdeka, Kota Gorontalo, Kamis (27/8/2026), Cendrawasih sukses menundukkan ASBG FC dengan skor meyakinkan 4-2.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Cendrawasih FC menunjukkan permainan agresif dan efektif hingga mampu mencetak empat gol melalui pemain bernomor punggung 7 Fazrin Ilham Abd. Rahman pada menit ke-6, nomor 14 Mohamad Ryahan Yunus menit ke-27, nomor 24 Gafril Wewengkang menit ke-34, serta nomor 16 Alfat Zakwan Tuli menit ke-54. ASBG FC sempat memberikan perlawanan. Dua gol balasan dicetak pemain bernomor punggung 9 pada menit ke-10 dan nomor 10 pada menit ke-40. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, Cendrawasih tetap unggul 4-2 dan berhak mengangkat trofi juara.

Selain pesta gol, laga final juga diwarnai kartu kuning. Cendrawasih mendapat satu kartu kuning untuk pemain nomor 4 Muhamad Faturahman Mangati pada menit ke-63, sedangkan ASBG mendapat kartu kuning untuk pemain nomor 30 Raihan Alfareki Samsudi pada menit ke-16. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Cendrawasih FC yang terbilang sebagai pendatang baru. Manajer Cendrawasih FC, Nasrul, menegaskan timnya tidak ingin cepat puas. Fokus berikutnya adalah mempersiapkan diri menghadapi putaran nasional.

“Untuk ke depannya tetap kami persiapkan anak-anak. Kami optimistis untuk mencapai hasil yang sempurna. Dengan keterbatasan cuaca panas, tetap kami optimistis latihan untuk melaju ke nasional,” ujar Nasrul.

Ia menyebut keberhasilan Cendrawasih menjuarai Piala Soeratin U13 menjadi bukti bahwa timnya mampu bersaing meski berstatus pendatang baru.

“Kami pendatang baru, tapi kami membuktikan bahwa kami yakin bisa,” tegasnya.

Terkait strategi dan rotasi pemain, Nasrul menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih. Menurutnya, urusan teknis pertandingan merupakan tanggung jawab Coach Edo Kristiawan.

“Saya cuma bisa mendukung dari belakang selaku manajer. Kalau untuk teknis lapangan, saya serahkan penuh kepada coach,” katanya.

Sementara itu, Coach Edo Kristiawan puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia menyebut para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik sehingga kemenangan maksimal berhasil diamankan.

“Alhamdulillah anak-anak main sesuai instruksi dan kita meraih hasil yang maksimal,” kata Edo.

Setelah memastikan gelar juara, Cendrawasih FC langsung mengalihkan fokus ke panggung nasional. Tim pelatih berencana menggelar training camp (TC) sekitar 10 hari sebagai bagian dari persiapan.

“Untuk persiapan, mungkin kita masih ada waktu kurang lebih 10 hari. Kita akan lakukan TC guna persiapan di putaran nasional,” jelasnya.

Mengenai kemungkinan merekrut pemain baru, Edo mengatakan keputusan tersebut masih akan dibahas secara internal bersama jajaran official dan manajemen.

“Siapa pun pemain yang nantinya akan direkrut atau bergabung dengan kita, saya minta harus mengikuti arahan dan instruksi dari pelatih,” tegasnya. (*)

Apa Komentar Anda?