nusatimes.id – Tim sepak takraw Gorontalo terus memanaskan mesin jelang tampil pada ajang Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) 2026 yang akan digelar di Mamuju, Sulawesi Barat.
Sebagai bagian dari pemantapan persiapan, STC Gorontalo akan mengikuti turnamen mini bertajuk Trofeo Sepak Takraw yang mempertemukan tiga kekuatan berbeda, yakni STC Gorontalo, Timnas Sepak Takraw Indonesia, dan Tim Papua Cerah.
Ajang trofeo tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, dan menjadi kesempatan emas bagi skuad Gorontalo untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang sebelum bertolak ke Mamuju pada awal Juli mendatang.
Manajer STC Gorontalo, Rahmat Mohamad, menegaskan bahwa kondisi tim saat ini sudah cukup siap. Meski demikian, pertandingan uji coba tetap dibutuhkan untuk menjaga ritme permainan serta meningkatkan mental bertanding para atlet.
“Secara umum tim kita sudah siap. Namun untuk menjaga konsistensi serta semangat mereka maka perlu dilakukan uji tanding yang continue. Dan trofeo ini sangat baik untuk melihat sejauh mana kesiapan kita,” ujar Rahmat, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, menghadapi lawan sekelas Timnas Indonesia dan Papua Cerah akan menjadi ujian berharga bagi para pemain. Selain mengasah teknik dan strategi, laga tersebut juga dapat menjadi tolok ukur kekuatan tim sebelum bersaing di kompetisi nasional.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua STC Gorontalo, Alex Maga. Ia menilai pelaksanaan trofeo merupakan langkah tepat untuk memantapkan kesiapan atlet, terutama dari sisi mental dan kepercayaan diri.
“Mereka harus diasah terus persiapannya, dan saya mengapresiasi ajang trofeo ini sebagai wadah untuk memantapkan lagi kesiapan mereka,” kata Alex Maga.
Dengan waktu persiapan yang semakin mendekati hari keberangkatan, STC Gorontalo berharap trofeo ini mampu menjadi bekal penting untuk meningkatkan performa tim. Menghadapi lawan-lawan berkualitas diyakini akan membantu para atlet tampil lebih siap saat bersaing di panggung Liga Sepak Takraw Indonesia 2026.
Kini, fokus STC Gorontalo adalah menjaga konsistensi permainan dan memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik. Targetnya jelas, tampil kompetitif dan membawa nama Gorontalo berbicara banyak di Mamuju nanti. (*)






