Nusatimes.id – Anggota MPR RI Dapil Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan, komunitas pemuda, seniman, pekerja sosial menjadi garda terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Di tangan para pemuda yang tergabung dalam komunitas apapun, ada tanggung jawab dalam menjaga NKRI. Dan kalian berada di garda terdepan. Kenapa? Karena komunitas seperti ini yang bisa memberikan pemahaman kepada para pemuda pentingnya menjaga NKRI dan nilai-nilai Pancasila,” kata Idah Syahidah, saat pemberian materi Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula RM Sawah-Sawah, Kota Utara, Kota Gorontalo (16/6).
Idah Syahidah menjelaskan, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI yang dilaksanakan, adalah stimulan bagi para pemuda untuk lebih memahami nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Di sosialisasi ini, para pemuda akan mendapatkan pemahaman dari berbagai perspektif tentang kebangsaan. Hingga diharapkan memunculkan kesadaran dalam pemikiran pemuda.
Pelaksanaan dari sosialisasi ini menurut srikandi Partai Golkar ini, adalah saat para pemuda melaksanakan kegiatan di komunitas. Apakah pemahaman yang sudah diberikan, kesadaran yang sudah didapatkan, diterapkan dalam seluruh aktifitas kegiatan pribadi dan komunitas?
“Itu pentingnya, setelah sosialisasi ini, pelaksanaannya adalah di komunitas masing-masing. Perilaku harus mengedepankan nilai-nilai Pancasila, menghargai semua orang, tidak memandang Ras Suku dan Agama dalam pemilihan pengurusan. Bermusyawarah dalam pengambilan keputusan, sehingga dengan itu akan merekatkan Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” tuturnya.
Tidak hanya itu, ia pun mengajak para pemuda memiliki kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya yang mengganggu kedaulatan NKRI,
“Harus tahu mana informasi dan pemahaman yang bisa merusakan persatuan dan kesatuan NKR. Dan bisa memfilterm agar masyarakat tidak terpengaruh,” pungkasnya.












