Nusatimes.id (Bone Bolango)– Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Suwawa Selatan, Ramli Mahmud, mengungkapkan sejumlah amalan paling utama yang dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan penuh berkah tersebut.
Menurut Ramli, puasa Ramadhan merupakan ibadah utama yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menuntut pengendalian diri dalam menjaga lisan, sikap, serta perilaku agar tetap sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.
“Puasa adalah latihan pengendalian diri secara menyeluruh, baik lahir maupun batin,” ujarnya. Selasa (17/02/2026)
Selain puasa, Ramli menekankan pentingnya memperbanyak ibadah shalat, khususnya shalat tarawih yang dilaksanakan pada malam hari selama bulan Ramadhan. Shalat tarawih memiliki keutamaan besar dan menjadi sarana mempererat kebersamaan umat Islam melalui pelaksanaan secara berjamaah di masjid.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan tadarus Al-Qur’an selama Ramadhan. Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga membaca, memahami, dan mengamalkannya menjadi amalan yang sangat dianjurkan. “Sebisa mungkin, Ramadhan diisi dengan interaksi yang lebih dekat dengan Al-Qur’an,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ramli mengingatkan pentingnya kepedulian sosial melalui pembayaran zakat fitrah, infak, dan sedekah. Menurutnya, zakat fitrah tidak hanya menyempurnakan ibadah puasa, tetapi juga membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menjelang akhir Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan i’tikaf di masjid dengan memperbanyak doa dan ibadah. Ramli berharap masyarakat dapat memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan sebaik mungkin demi meraih keberkahan serta keutamaan malam Lailatul Qadar.










