nusatimes.id – Karateka binaan Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Daerah (SPOBDA) Gorontalo, Zaskia Putri Salurante, resmi menerima bonus penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo atas prestasinya meraih medali emas pada Kejuaraan World Karate Federation Youth League di Fujairah Uni Emirat Arab Tahun 2025.
Penyerahan bonus dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo pada Rabu (21/5/2025) di Kantor Dispora. Pasalnya yang bersangkutan tidak sempat mengikuti kegiatan penyerahan secara simbolis berupa bonus yang diserahkan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada Ahad (18/5/2025) di halaman GOR Nani Wartabone karena masih berada di Riau mengikuti Kejuaraan Nasional Karate Ketua Umum FORKI di Provinsi Riau.
Kepada awak media ini Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, menyampaikan bahwa bonus ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah provinsi Gorontalo atas dedikasi dan perjuangan Zaskia yang berhasil mengharumkan nama daerah dan Indonesia di tingkat dunia.
“Zaskia adalah contoh nyata bahwa dengan kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang tinggi, atlet daerah mampu bersaing di level internasional. Kami berharap bonus ini dapat memotivasi Zaskia dan atlet lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Kadispora.
Bonus berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta tersebut merupakan bagian dari program Pemprov Gorontalo dalam mendukung pengembangan atlet muda berbakat, khususnya di cabang olahraga karate.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Dinas Pemuda dan Olahraga, pelatih, dan seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya. Medali ini saya persembahkan untuk Indonesia dan Gorontalo tercinta,” ujar Zaskia usai penyerahan bonus.
Dengan pencapaian ini, Zaskia kini menjadi salah satu karateka wanita terbaik Indonesia dan terus dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan internasional lainnya. Kabarnya setelah ini awal bulan Juni Zaskia akan masuk Pelatnas Karate untuk mengikuti Kejuaraan South East Asian Karatedo Federation (SEAKF) yang akan dilaksanakan di Brunei Darussalam.(*)












