nusatimes.id – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo resmi membuka Seleksi Terbuka Atlet Usia Sekolah Pembinaan Olahraga Daerah (SPOBDA) Tahun 2026. Program ini menjadi pintu masuk bagi para atlet muda berbakat untuk mendapatkan pembinaan jangka panjang menuju prestasi yang lebih tinggi.
Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Terbuka Atlet SPOBDA Tahun 2026, Moch. Zain Mooduto, menjelaskan bahwa proses pendaftaran dibuka melalui jalur online dan offline guna memberikan kemudahan bagi calon peserta dari seluruh wilayah Gorontalo.
“Pendaftaran secara online dilakukan melalui Google Form mulai 15 hingga 19 Juni 2026 setiap pukul 10.00 sampai 17.30 WITA. Sementara pendaftaran offline dibuka pada 18 hingga 20 Juni 2026 pukul 10.00 hingga 15.30 WITA di Asrama SPOBDA Provinsi Gorontalo, Jalan Bali, Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo,” kata Moch. Zain Mooduto, Senin (15/6/2026).
Setelah proses pendaftaran berakhir, panitia akan melakukan verifikasi administrasi sebelum mengumumkan peserta yang lolos. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 22-23 Juni 2026 melalui berbagai media, mulai dari Radio RH 99,9 FM, RRI Gorontalo, hingga platform media sosial Instagram dan Facebook.
Seleksi tahun ini menerapkan sistem peringkat atau perengkingan. Peserta yang menempati peringkat pertama dan dinyatakan lolos wajib mengikuti seluruh program pembinaan SPOBDA Tahun 2026 serta menandatangani pakta integritas atlet. Panitia juga menegaskan bahwa atlet yang tidak mampu memenuhi target pembinaan atau tidak mengikuti program latihan secara berkala akan digantikan oleh peserta cadangan yang telah dinyatakan lolos seleksi.
Menariknya, para atlet yang berhasil masuk SPOBDA akan mendapatkan berbagai fasilitas pembinaan. Mulai dari program latihan yang terstruktur, pendampingan pelatih, fasilitas pembinaan sesuai kemampuan daerah, hingga kesempatan mengikuti try out dan berbagai kompetisi.
Namun, hak tersebut harus diimbangi dengan kewajiban yang tidak ringan. Atlet diwajibkan disiplin menjalani latihan, menjaga prestasi akademik di sekolah, menjaga nama baik daerah, mematuhi seluruh aturan pembinaan, serta menjaga kondisi fisik dan kesehatan.
Program SPOBDA selama ini menjadi salah satu wadah pembinaan atlet usia dini yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul Gorontalo. Melalui seleksi terbuka ini, kesempatan kembali terbuka bagi talenta muda daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mengukir jalan menuju prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
Panitia mengingatkan seluruh peserta agar memastikan data yang dikirimkan benar dan lengkap karena panitia berhak melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh berkas pendaftaran. Keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Dengan dimulainya tahapan seleksi ini, perburuan atlet-atlet muda potensial Gorontalo pun resmi dimulai. (*)






