Scroll untuk baca artikel
Dispora ProvinsiGorontalo

Giliran Gorontalo Disapa Program ‘Mendobrak Batas’ NPC Indonesia

×

Giliran Gorontalo Disapa Program ‘Mendobrak Batas’ NPC Indonesia

Sebarkan artikel ini
oplus_131328

nusatimes.id – Giliran Provinsi Gorontalo akan disambangi Program ‘Mendobrak Batas’ National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia). Program yang bertujuan untuk mengidentifikasi bakat dari para calon atlet masa depan Indonesia ini, dilaksanakan 25-27 Juli 2025, di Kota Gorontalo.

 

Program ini dilakukan dengan metode talent scouting terhadap atlet disabilitas dalam rentang usia 10-23 tahun. Mereka akan menjalani sejumlah rangkaian tahapan seleksi. Mulai dari identifikasi atlet di NPC kabupaten/kota, lalu klasifikasi atlet, hingga mengikuti proses seleksi oleh tim Talent Scouting dari NPC Indonesia.

 

Ketua NPC Gorontalo, Yusri Adam

mengatakan Gorontalo siap mensukseskan program Mendobrak Batas NPC Indonesia ini dengan harapan akan lahir paralimpian- paralimpian yang handal guna dipersiapkan menghadapi event nasional kedepannya.

 

“Dari identifikasi klasifikasi atlet nanti, akan diketahui cabor apa yang pantas untuk mereka. Kemudian mereka akan jalani tes fisik untuk melihat biomotor mereka untuk mencerminkan atlet itu berbakat atau tidak. Semoga kita mendapatkan atlet-atlet potensial kedepannya,” kata Yusri, Senin (30/6/2025).

 

Sementara itu, Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim kepada awak media ini sangat merespon dan mendukung program Mendobrak Batas NPC Indonesia ini. Ia berharap potensi yang terpendam dapat menghasilkan atlet disabilitas yang dapat tampil mewakili Gorontalo khususnya dan nasional diberbagai event disabilitas.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada NPC Indonesia, karena program tersebut membantu kami untuk mencari dan mendapatkan talenta-talenta atlet muda yang selama ini tidak terpantau. Program ini tentu menjadi percontohan, karena sangat efektif dalam hal menjaga regenerasi atlet di NPC,” kata Danial.

 

Sebagai informasi, program Mendobrak Batas ini menghasilkan dua rekomendasi. Pertama, seluruh calon atlet akan diberikan rekomendasi terkait cabang olahraga yang bisa menjadi fokus pembinaan NPCI Provinsi Gorontalo. Kedua, atlet yang memiliki potensi besar akan dilatih secara khusus oleh NPC Indonesia di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia, Karanganyar, Jawa Tengah. (*)

 

Apa Komentar Anda?