nusatimes.id – Jumat (13/02/2026) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, bersama SKALA, program kemitraan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia, resmi menggelar Kick Off Road Map Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Hotel Aston Gorontalo.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi pengelolaan pendapatan daerah yang lebih terukur, berbasis data, dan berorientasi pada kemandirian fiskal daerah.
Dalam sambutannya, Danial Ibrahim menegaskan bahwa peningkatan PAD bukan hanya tentang capaian angka, melainkan tentang membangun fondasi fiskal yang kuat untuk menopang pembangunan berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.
“Kemandirian fiskal adalah prasyarat percepatan pembangunan. Road Map PAD 2026–2029 ini menjadi arah kebijakan yang jelas untuk memastikan setiap potensi daerah terpetakan, hambatan teridentifikasi, dan strategi dijalankan secara terukur,” tegasnya.
Output Strategis Kick Off
Kegiatan ini menghasilkan sejumlah output penting, antara lain: Baseline kondisi PAD Provinsi Gorontalo, Pemetaan potensi per sektor secara komprehensif, Identifikasi bottleneck optimalisasi pendapatan, dan Strategi kebijakan dan penguatan kelembagaan Draft Road Map PAD 2026–2029.
Peserta Kegiatan Kick Off diikuti oleh:
Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo pengampu PAD
Kepala Badan Pendapatan/Badan Keuangan Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.
Sebagaimana ditegaskan Kepala Bapenda, kegiatan ini menjadi titik awal kerja nyata menuju sistem pengelolaan pendapatan yang modern, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Transformasi Pendapatan, Kemandirian Daerah. (*)






