nusatimes.id – Polemik batalnya keberangkatan atlet karate Gorontalo ke Kejuaraan Nasional Karate Piala Ketua Umum PB FORKI IV akhirnya dijelaskan secara resmi oleh FORKI Provinsi Gorontalo. Dalam keterangannya, Ketua FORKI Gorontalo, Danial Ibrahim menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan karena kurangnya dukungan kepada atlet, melainkan akibat proses transisi organisasi yang hingga kini belum rampung.
FORKI Gorontalo menyebut kepengurusan baru saat ini memang belum dilantik secara resmi. Situasi itu membuat organisasi belum memiliki legitimasi penuh untuk mengambil keputusan strategis, termasuk urusan penganggaran, administrasi keberangkatan, penetapan official, hingga tanggung jawab organisasi pada agenda resmi di luar daerah.
Meski demikian, FORKI menegaskan tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para karateka yang telah menjalani seleksi dan dinyatakan lolos ke ajang nasional tersebut.
“Pada prinsipnya FORKI Provinsi Gorontalo sangat mendukung pembinaan dan prestasi atlet. Kami sangat menghargai perjuangan atlet-atlet yang sudah berlatih dan lolos seleksi,” demikian pernyataan resmi Ketua FORKI Gorontalo, Danial Ibrahim, Kamis (7/5/2026).
Dalam penjelasannya, FORKI juga mengaku saat ini tengah fokus mempersiapkan agenda pelantikan pengurus baru serta melakukan konsolidasi internal organisasi. Langkah itu dinilai penting agar roda organisasi ke depan bisa berjalan lebih tertata dan siap menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan.
Kondisi transisi itulah yang disebut menjadi kendala utama sehingga keberangkatan atlet ke kejurnas belum dapat difasilitasi secara optimal.
Meski gagal tampil pada kejurnas kali ini, FORKI Gorontalo memastikan pembinaan karate di daerah tidak akan berhenti. Setelah kepengurusan definitif dilantik, organisasi berjanji langsung tancap gas menjalankan sejumlah program prioritas.
Mulai dari pembinaan atlet secara berjenjang, pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda), pemusatan latihan atlet potensial, penguatan manajemen organisasi, hingga persiapan menghadapi event regional, nasional, dan internasional bakal menjadi fokus utama kepengurusan baru.
FORKI Gorontalo pun berharap seluruh pihak dapat memahami situasi transisi yang tengah berlangsung dan tetap memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga karate di Bumi Serambi Madinah.
Dengan pelantikan pengurus definitif yang tinggal menunggu waktu, publik karate Gorontalo kini berharap pembinaan atlet kembali berjalan maksimal dan prestasi karateka daerah dapat terus bersaing di level nasional. (*)






