Scroll untuk baca artikel
KarateOlahraga

Wasit Gorontalo Naik Kelas!, Dua Pengadil Karate Tembus Kejurnas FORKI 2026

×

Wasit Gorontalo Naik Kelas!, Dua Pengadil Karate Tembus Kejurnas FORKI 2026

Sebarkan artikel ini

 

nusatimes.id – Gorontalo kembali menunjukkan taringnya di pentas karate nasional. Meski atlet karate Gorontalo belum mampu berbicara banyak di ajang Kejuaraan Nasional FORKI 2026, kebanggaan justru datang dari sektor perwasitan. Dua wasit asal Gorontalo sukses mencatat prestasi membanggakan setelah dipercaya memimpin pertandingan di level nasional.

Adalah Imran Djabir dan Rusli Usman yang sukses membawa nama Gorontalo bersinar di arena perwasitan karate Indonesia. Keduanya dinyatakan lulus dalam ujian wasit dan juri nasional PB FORKI tahun 2026 yang berlangsung ketat dan penuh persaingan.

Imran Djabir mengaku bersyukur mampu mempertahankan status elitnya di dunia perwasitan karate nasional.

“Saya lulus tetap di posisi sebagai Wasit A Kumite Nasional PB FORKI dan juga berhasil mempertahankan Juri A Nasional PB FORKI,” ujar Imran penuh bangga.

Tak hanya itu, Rusli Usman juga sukses naik level setelah dinyatakan lulus dari Juri A menjadi Wasit B Nasional PB FORKI. Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan kualitas SDM karate di Gorontalo.

Ajang ujian nasional tersebut diikuti lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, kegiatan itu disebut sebagai salah satu pelatihan dan seleksi wasit karate terbesar di ASEAN.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga mendapat seminar khusus dari wasit AKF asal Taiwan terkait 12 perubahan aturan terbaru karate internasional. Materi tersebut menjadi bekal penting bagi para wasit dalam menghadapi dinamika pertandingan modern.

Persaingan menuju panggung utama kejurnas juga berlangsung panas. Dari lebih 200 peserta seleksi wasit untuk memimpin Kejurnas FORKI, Imran Djabir sukses masuk dalam 100 besar wasit terpilih, termasuk bersaing dengan para wasit berlisensi AKF.

“Alhamdulillah, baru kali ini ada wasit karate asal Gorontalo yang tampil di Kejurnas FORKI,” tambah Imran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua FORKI Provinsi Gorontalo dan Koordinator Perwasitan FORKI Gorontalo atas dukungan penuh yang diberikan selama proses seleksi dan pelatihan.

Keberhasilan dua wasit ini menjadi bukti bahwa Gorontalo tidak hanya mampu melahirkan atlet, tetapi juga pengadil pertandingan berkualitas nasional. Di tengah kegagalan atlet tampil di event bergengsi ini, sektor perwasitan justru memberi secercah harapan dan kebanggaan baru bagi karate Gorontalo. (*)

Apa Komentar Anda?