nusatimes.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet menembak muda Gorontalo. Dalam ajang Pembinaan Prestasi 10m Air Rifle Men Youth Qualification yang menjadi bagian dari persiapan Scoring Nasional dan digelar setiap bulan di Lapangan Tembak PB Perbakin Senayan, Jakarta, atlet muda Gorontalo Alif Ishak sukses mengamankan posisi kedua nasional.
Alif tampil impresif sepanjang pertandingan hingga berhasil menembus babak final. Pada klasemen akhir, atlet Jawa Barat, Raihan Sape, keluar sebagai juara dengan raihan 241,4 poin. Sementara Alif membuntuti sangat ketat di posisi kedua dengan 241,3 poin, hanya terpaut 0,1 poin dari sang juara.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet menembak di Gorontalo terus menunjukkan perkembangan positif dan mampu bersaing dengan daerah-daerah besar yang selama ini menjadi kekuatan utama cabang olahraga menembak nasional.
Pelatih sekaligus ayah Alif, Hajrin Ishak, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putranya. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras atlet serta dukungan berbagai pihak yang selama ini terus memberikan motivasi.
“Ini alhamdulillah berkat doa dan dukungan semua, baik masyarakat Gorontalo, Pengprov PERBAKIN Gorontalo maupun Pengkab PERBAKIN Gorontalo sehingga Alif bisa meraih hasil memuaskan pada qualification kali ini,” ujar Hajrin kepada awak media.
Keberhasilan Alif juga mendapat apresiasi dari pengurus Pengprov PERBAKIN Gorontalo, dr. Irawan Huntoyungo. Mantan Ketua KONI Kabupaten Gorontalo itu menilai capaian Alif menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga menembak di daerah.
Menurutnya, prestasi tersebut sekaligus membuktikan bahwa olahraga menembak bukan hanya identik dengan aktivitas berburu, tetapi juga merupakan cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Selamat Alif, semoga ke depan lebih baik lagi dan semoga ini memotivasi atlet-atlet lain untuk giat berlatih,” ujar dr. Irawan.
Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus meningkat, Alif Ishak kini menjadi salah satu aset berharga menembak Gorontalo. Raihan runner-up nasional ini menjadi modal penting untuk menatap agenda-agenda besar berikutnya sekaligus mengukuhkan bahwa atlet Gorontalo mampu bersaing di level tertinggi olahraga menembak Indonesia. (*)






