Scroll untuk baca artikel
Olahragasepak takraw

Dari Lapangan ke Kampus, Atlet Takraw Gorontalo Resmi Jadi Sarjana

×

Dari Lapangan ke Kampus, Atlet Takraw Gorontalo Resmi Jadi Sarjana

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan olahraga Gorontalo. Kali ini bukan di lapangan pertandingan, melainkan di dunia akademik. Tiga atlet sepak takraw Gorontalo berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dan resmi menyandang gelar sarjana.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa atlet tidak hanya mampu berprestasi di arena olahraga, tetapi juga sukses mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan. Ketiganya berhasil memadukan kemampuan sebagai atlet dengan ilmu akademik yang diperoleh selama menempuh studi di Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hajrati, menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Gorontalo yang telah mempercayakan para atletnya untuk menempuh pendidikan di UNG.

“Terima kasih kepada pimpinan dan pengurus PSTI Gorontalo yang telah mempercayakan atletnya untuk memadukan keahlian olahraga dengan ilmu akademik di UNG. Semoga olahraga semakin jaya di Gorontalo,” ujar Hartono.

Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari komitmen Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga FOK UNG dalam mendukung masa depan para atlet. Bahkan sejumlah atlet sepak takraw eks PPLP mendapatkan kesempatan kuliah melalui program beasiswa Bidikmisi.

Saat ini, masih ada satu atlet lagi yang tengah menyelesaikan proses akademiknya, yakni Jelki Ladada. Kehadirannya diharapkan semakin melengkapi deretan atlet takraw Gorontalo yang sukses meraih gelar sarjana.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh civitas akademika FOK UNG yang telah memberikan dukungan penuh, mulai dari Dekan FOK UNG Dr. Hartono Hajrati, Wakil Dekan III Edy Duhe, Ketua Jurusan Kepelatihan Suprianto Kadir, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan akademik para atlet.

Sementara itu, Pengurus PB PSTI yang juga alumnus FOK UNG, Noldi Suleman, berharap ilmu yang diperoleh para lulusan tersebut dapat memberikan kontribusi besar bagi perkembangan olahraga daerah, khususnya sepak takraw.

“Insya Allah ilmu kepelatihan dan pengalaman mereka sebagai atlet akan mampu melahirkan generasi-generasi baru atlet sepak takraw Gorontalo yang berprestasi,” ujar Noldi.

Keberhasilan tiga atlet ini menjadi contoh bahwa pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan. Dengan bekal pengalaman bertanding dan ilmu kepelatihan yang dimiliki, mereka diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Gorontalo di masa mendatang. (*)

Apa Komentar Anda?