nusatimes.id – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tahun 2025 resmi berakhir pada Sabtu, 6 September 2025. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, itu menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi perkembangan olahraga nasional.
Informasi yang diperoleh awak media ini, selain menetapkan tiga cabang olahraga baru sebagai anggota KONI, ada empat poin penting yang dibahas pada Rakernas yang dirangkaikan dengan pelaksanaan event Indonesia Sport Synergy Summit (ISSS) 2025.
Penetapan tiga cabang olahraga baru sebagai anggota resmi KONI Pusat tersebut yakni cabang olahraga Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI), Pengurus Besar Persatuan Xiangqi Indonesia (PB.PEXI), dan Pengurus Pusat Federasi Savate Indonesia (PP.FSI).
Bergabungnya KSMI, PB.PEXI, dan PP.FSI merupakan angin segar bagi dunia olahraga Indonesia. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn. Marciano Norman, menegaskan bahwa penambahan anggota baru merupakan bentuk komitmen KONI dalam memperluas cakupan pembinaan dan mendorong prestasi olahraga yang berkelanjutan.
“Penetapan ini diharapkan mampu mendorong inovasi, regenerasi, dan pencapaian prestasi di cabang-cabang olahraga baru serta memperkokoh peran KONI sebagai induk organisasi olahraga prestasi di Indonesia,” ujarnya.
Selain penetapan anggota baru, Rakernas juga membahas sejumlah isu penting lainnya, di antaranya, Implementasi Permenpora No. 14 Tahun 2024, Persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Penguatan sinergi antara KONI, pemerintah pusat dan daerah, stakeholder olahraga, serta mitra swasta, Dan penyesuaian program dengan arah kebijakan nasional melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
“Dengan langkah ini, KONI berharap pembinaan olahraga di Indonesia akan semakin inklusif, kompetitif, dan menyeluruh menuju Indonesia Emas 2045, sebagai kekuatan olahraga yang disegani di tingkat regional dan dunia,” tutupnya. (*)






