Nusatimes.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie hadir dalam Sidang Paripurna Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Gorontalo Utara ke-18 , Sabtu, (26/4/2025). Tema perayaan HUT Gorontalo Uatara tahun 2025 adalah “Gorontalo Utara Tumbuh dan Berkembang.
Disaksikan oleh Pj Bupati Gorontalo Utara, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ketua DPRD dan anggota DPRD Gorontalo Utara, serta unsur Forkopimda dan perwakilah pimpinan OPD, Wagub Idah menyampaikan dua pesan penting untuk Kabupaten Gorontalo Utara pada sambutannya.
Pertama, ia beri apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada pada 19 April 2025 oleh PJ Bupati Gorut dan jajaran. Hal ini berkat koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan semua pihak terkait, serta menjaga demokrasi dengan komitmen bersama.
Wagub menyampaikan penolakan terhadap pertanyaan mengenai apakah pemerintah siap jika akan dilaksanakan PSU di Gorut. Ia menganggap jika PSU terus menerus dilakukan, Gorontalo Utara akan sulit berkembang. Untuk itu, Wagub mengajak masyarakat Gorut tidak larut dalam konflik politik dan kembali bersatu pasca PSU.
“Kalau kita terus berdebat, kapan membangunnya? Kapan Gorontalo Utara ini akan kembali menjadi gerbang emas. Mari kita kembali bersatu dan fokus membangun daerah,” tegas Idah.
Kemudian, pesan kedua yang Wagub sampaikan menyoroti penanganan banjir di Gorontalo Utara yang sering terjadi. Persoalan banjir tentu tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah, ini membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.
Beberapa hal yang memicu banjir diantaranya, penebangan liar, kurangnya reboisasi, dan kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi penyebab utama yang harus segera diatasi melalui kerja sama dan edukasi lingkungan..
“Oleh karena itu saya mengajak semua pihak untuk meningkatkan kesadaran linkungan, khususnya dengan memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga alam,” Tandas Idah. (Rls)












