Scroll untuk baca artikel
GorontaloOlahraga

Latihan Bersama Tapak Suci Semarakkan Milad ke-63, Sultan Kalupe Ajak Atlet Lestarikan Budaya Bela Diri

×

Latihan Bersama Tapak Suci Semarakkan Milad ke-63, Sultan Kalupe Ajak Atlet Lestarikan Budaya Bela Diri

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai Latihan Bersama Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah yang digelar di SPOBDA Provinsi Gorontalo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-63 Tapak Suci Putra Muhammadiyah.

Latihan bersama tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga pencak silat sekaligus pelestarian seni bela diri tradisional Indonesia.

Dalam sambutannya, Sultan Kalupe menegaskan bahwa latihan bersama bukan sekadar ajang mengasah teknik bertanding, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarpesilat dari berbagai daerah dan perguruan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para atlet semakin meningkatkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta terus menjaga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam pencak silat sebagai warisan bangsa,” ujarnya.

Puluhan pesilat tampak antusias mengikuti setiap sesi latihan yang dipandu para pelatih dan pendekar senior. Selain latihan teknik, peserta juga menampilkan demonstrasi jurus yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan peserta lainnya.

Atmosfer di arena SPOBDA berlangsung semarak. Semangat para pesilat yang tampil disiplin dan penuh kekeluargaan menjadi bukti bahwa Tapak Suci terus berkomitmen mencetak atlet berprestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan persaudaraan.

Momentum Milad ke-63 ini pun diharapkan menjadi pelecut semangat bagi Tapak Suci Putra Muhammadiyah Gorontalo untuk terus melahirkan pesilat-pesilat tangguh yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di level nasional maupun internasional. (*)

Apa Komentar Anda?