nusatimes.id – Mesin olahraga Gorontalo mulai dipanaskan. KONI Provinsi Gorontalo resmi menggelar Rapat Kerja Anggota (Raker) Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pembinaan atlet dan menata arah olahraga prestasi di daerah. Raker yang berlangsung di Aula Kantor Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Kamis (14/5/2026), dihadiri pengurus KONI kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, hingga stakeholder olahraga se-Provinsi Gorontalo.
Ketua Harian KONI Provinsi Gorontalo, Yakob Tangahu menegaskan, Raker kali ini bukan sekadar agenda tahunan organisasi. Lebih dari itu, forum ini menjadi titik awal menyatukan visi besar olahraga Gorontalo agar lebih terarah, solid, dan berkelanjutan.
“Raker ini bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi pembinaan atlet menuju peningkatan prestasi olahraga Gorontalo di tingkat regional maupun nasional,” tegas Yakob dalam sambutannya.
Menurutnya, KONI Gorontalo terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, cabang olahraga, dan seluruh stakeholder demi menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih efektif dan kompetitif.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Provinsi Gorontalo. Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Romi Moge menyebut kolaborasi pemerintah dan KONI menjadi kunci utama dalam mendongkrak prestasi olahraga daerah.
“Kami mendukung penuh program-program KONI yang bertujuan meningkatkan prestasi atlet daerah. Pemerintah Provinsi melalui Disparekrafpora terus berupaya memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, baik dari sisi fasilitas maupun pengembangan sumber daya manusia,” ujar Romi.
Sementara itu, Sekretaris KONI Provinsi Gorontalo, Adhi Pala mengungkapkan, Raker 2026 membahas sejumlah agenda krusial yang bakal menentukan arah olahraga Gorontalo ke depan. Mulai dari evaluasi program kerja sebelumnya, penyusunan program 2026, penguatan tata kelola organisasi olahraga, hingga persiapan menghadapi Porprov atau Kejurprov dan Pra PON tahun 2027.
Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh penetapan cabang olahraga yang akan tamm,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,pil pada PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara, penataan kepengurusan cabor yang telah demisioner, penyelesaian dualisme kepengurusan, persoalan anggaran, hingga polemik pasca pemilihan Ketua KONI Kabupaten Gorontalo.
“Melalui Raker Anggota Tahun 2026 ini, kami berharap seluruh cabang olahraga semakin solid dalam mencetak atlet berprestasi dan membawa nama Gorontalo bersaing di berbagai ajang olahraga tingkat nasional,” tutur Adhi Pala.
Raker ini pun menjadi sinyal bahwa KONI Gorontalo tak ingin jalan di tempat. Target prestasi mulai dipasang, pembinaan mulai dibenahi, dan soliditas antar-cabor kini jadi harga mati demi membawa olahraga Gorontalo naik kelas di pentas nasional. (*)






