nusatimes.id – Kecemasan dan kekecewaan yang sebelumnya muncul pasca diberitakan tidak lagi dibina di SPOBDA Gorontalo pasca berganti nama dari PPLP akhirnya terjawab sudah. Anggar, Tenis meja, dan Sepak Takraw akhirnya resmi terhitung 1 Juni 2025 masuk menjadi bagian cabang olahraga binaan SPOBDA Gorontalo.
“Saya ingin meluruskan bahwa sebenarnya tidak ada kata dicoret, tapi lebih pada dipertimbangkan saja. Dan akhirnya setelah mempertimbangkan berbagai aspek akhirnya tiga cabor ini kembali dibina di SPOBDA Gorontalo,” kata Danial Ibrahim Kadispora Provinsi Gorontalo saat tatap muka bersama atlet pelatih SPOBDA Gorontalo, Jum’at pagi (23/5/2025).
Seperti diketahui ujar Kadispora, ketiga cabor ini punya catatan prestasi yang membanggakan daerah, terlebih Sepak Takraw. Prestasinya bukan hanya level nasional tapi sudah internasional dan bukan hanya prestasi atlet, pelatih dan wasit nasional juga banyak dilahirkan cabor ini.
“Olehnya saya berharap dengan adanya semua cabor binaan SPOBDA Gorontalo ini prestasi olahraga Gorontalo khususnya di jenjang pelajar akan lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Dan saatnya fokus pada pembinaan prestasi bukan narasi yang hanya sebatas fantasi,” harapnya.
Sebagai informasi, untuk Cabor anggar akan dibina dua pelatih yakni Aldri Mundung dan Fomy, kemudian tenis meja Mohamad Kalaka serta sepak takraw dipercayakan kepada Erens Usman dan Abdul Halim Radjiu yang juga mantan atlet internasional Sepak Takraw asal Gorontalo. (*)












