Scroll untuk baca artikel
bone bolangoHeadlinePolitik

Renovasi 10 Ribu Puskesmas Era Prabowo, Zamroni Mile: PPP Bone Bolango Siap ‘Jemput Bola’

×

Renovasi 10 Ribu Puskesmas Era Prabowo, Zamroni Mile: PPP Bone Bolango Siap ‘Jemput Bola’

Sebarkan artikel ini

Nusatimes.id (BONE BOLANGO) — Rencana Presiden Prabowo Subianto menggelontorkan anggaran sekitar Rp4 miliar per Puskesmas untuk merevitalisasi 10.000 fasilitas kesehatan pada tahun 2027 disikapi secara proaktif oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bone Bolango. Ketua DPC PPP Bone Bolango, Zamroni Mile, menegaskan pihaknya siap mengambil langkah “jemput bola” agar daerahnya bisa mendapatkan porsi maksimal dari program strategis nasional tersebut.

Zamroni menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mendorong dan mengawal Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk memetakan fasilitas pelayanan kesehatan yang kondisinya membutuhkan suntikan dana pusat. Menurutnya, daerah tidak boleh hanya duduk diam menunggu alokasi, melainkan harus agresif menyiapkan data dan usulan yang akurat.

“Program dari Presiden Prabowo ini sangat luar biasa, karenanya kita di daerah harus proaktif menjemput bola. Kita dorong dinas terkait untuk segera mendata Puskesmas mana saja di Bone Bolango yang fasilitasnya mendesak untuk direnovasi. Jangan sampai daerah kita tertinggal dari daerah lain hanya karena lambat menyajikan kelengkapan data,” tegas Zamroni di Bone Bolango, Sabtu (15/8/2026).

Langkah proaktif ini, lanjut Zamroni, merupakan bentuk komitmen nyata PPP dalam mengamankan dan menyukseskan visi Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, yang menitikberatkan pelayanan kesehatan sebagai salah satu program unggulan pemerintah daerah. PPP siap bersinergi dan memanfaatkan jejaring komunikasi politik hingga ke tingkat pusat untuk memastikan usulan daerah dapat terealisasi dengan baik.

“Kesehatan adalah layanan dasar yang tidak bisa ditawar. Kalau pemerintah pusat sudah membuka jalan dengan anggaran yang begitu besar, maka tugas kita di daerah adalah memastikan jalan itu sampai ke desa-desa kita,” tambahnya.

Seperti diketahui, wacana revitalisasi besar-besaran ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan terkait RUU APBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPR RI, Jumat (14/8/2026). Program yang menyasar 7.280 kecamatan di seluruh Indonesia ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik gedung, tetapi juga meliputi distribusi alat medis modern dan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat.

Bagi Zamroni, kebijakan yang menyasar langsung wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) ini merupakan momentum emas yang pantang untuk dilewatkan.

“Ini adalah momentum emas sekaligus investasi nyawa bagi masyarakat kita. Melalui langkah jemput bola ini, kita ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat Bone Bolango, sehingga kualitas pelayanan medis kita bisa melompat jauh ke depan,” tutup Zamroni.

Apa Komentar Anda?