nusatimes.id – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo mendampingi tim survei awal persiapan kunjungan kerja Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih di salah satu destinasi wisata unggulan Gorontalo, Destinasi Wisata Hiu Paus Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Senin (10/8/2026).
Pendampingan dilakukan oleh Pelaksana Bidang Pariwisata Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Ferry Lahay, mewakili Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe.
Survei tersebut melibatkan tim Seruni yang terdiri dari unsur Bappenas, jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), serta jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Turut hadir unsur pendamping di lapangan, yakni Kepala Desa Botubarani, Pokdarwis, dan Kepala Puskesmas Kecamatan Kabila Bone.
Dalam audiensi dan pembahasan, tim membahas sejumlah persiapan terkait rencana program yang akan dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Seruni Kabinet Merah Putih di Provinsi Gorontalo. Salah satu agenda yang dibahas yakni rencana pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat nelayan. Berdasarkan hasil pembahasan, Aula BPU Puskesmas Kecamatan Kabila Bone direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan karena dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung masyarakat penerima layanan.
Selain itu, turut dibahas rencana pemberian bantuan berupa fasilitas wisata bagi penerima manfaat di kawasan destinasi. Data calon penerima manfaat yang telah disiapkan Disparekrafpora akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut di tingkat kementerian, termasuk terkait teknis, lokasi pemberian, maupun jenis bantuan yang akan diberikan.
Sementara untuk dukungan bagi pelaku UMKM, skema dan bentuk bantuan juga akan dibahas secara lebih spesifik oleh pihak kementerian dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di lokasi.
Ferry Lahay mengatakan, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo siap mendukung proses persiapan, khususnya dalam hal koordinasi dan pemenuhan data penerima manfaat.
“Disparekrafpora siap berkoordinasi dalam proses penapisan dan pemenuhan data persyaratan penerima manfaat, sehingga program yang nantinya dilaksanakan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ferry. (*)






